Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PANITIA memberikan Hadiah Nobel Bidang Kimia kepada tiga ilmuwan, yaitu Tomas Lindahl, Paul Modrich, dan Aziz Sancar, atas penelitian mereka tentang mekanisme perbaikan sel dalam deoxyribose-nucleic acid (DNA).
"Hadiah tahun ini tentang kotak alat perbaikan sel untuk memperbaiki DNA," kata Sekretaris Tetap Royal Swedish Academy of Sciences, Goran K Hansson, di Stockholm, Swedia, kemarin.
Lindahl, warga Swedia yang bermukim di Inggris dan bekerja di Francis Crick Institute di London, mendapatkan Nobel atas penemuannya pada basis mekanisme yang memperbaiki keru-sakan DNA selama siklus sel.
Modrich, warga Amerika Serikat yang bekerja di Howard Hughes Medical Institute dan Duke University School of Medicine, Durham, North Carolina, AS, diberi penghargaan bergengsi tersebut karena mampu menunjukkan bagaimana sel-sel memperbaiki diri ketika DNA direplikasi selama pembelahan sel.
Adapun Sancar, peneliti asal Turki yang bekerja di University of North Carolina, AS, mendapatkan penghargaan atas pemetaan mekanisme sel yang digunakan untuk memperbaiki diri dari kerusakan ultraviolet pada DNA.
"Pekerjaan mereka yang sistematis telah memberikan kontribusi yang signifikan untuk memahami bagaimana fungsi sel hidup, serta memberikan pengetahuan tentang penyebab molekuler beberapa penyakit keturunan dan mekanisme yang terjadi pada kanker dan penuaan," kata Hansson.
Dalam menanggapi penghargaan itu, Lindahl mengatakan, "Selama bertahun-tahun saya dinominasikan, tapi ratusan orang juga sama. Saya merasa sangat beruntung dan bangga dipilih.
"Sancar menceritakan bagaimana ia mendengar berita di telepon. "Saya tidak memimpikan ini. Saya sangat terkejut," katanya seperti dikutip Guardian.
Modrich menceritakan pada 1963, guru biologi mendorongnya mempelajari DNA. Di tahun itu juga, Modrich mendengar James Watson dan Francis Crick mendapat Nobel karena meneliti struktur DNA.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved