Pesan dari Representatif TETO

Chang Liang-Jen, Representative Taipei Economic and Trade Offi ce, Indonesia
07/10/2015 00:00
Pesan dari Representatif TETO
()
PADA 10 Oktober 2015, Republic of China (Taiwan) merayakan hari jadinya yang ke-104 tahun. Pada hari yang sama, kita juga merayakan sesuatu di luar itu, yakni persahabatan dengan Indonesia. Jalinan persahabatan itu dimulai dari Tiga Prinsip Rakyat yang menginspirasi Pancasila, dan kini, interaksi antarindividu ini masih berlanjut sampai sekarang. Drama pop Taiwan 'Meteor Garden' dan fi lm 'You are the Apple of My Eye' juga pernah amat berkesan bagi warga Indonesia. Kuliner khas Indonesia seperti sate dan kerupuk udang juga telah lama digemari warga Taiwan. Pada aspek ekonomi, hubungan kedua negara pun kuat. Pada 2014, Taiwan merupakan mitra perdagangan terbesar kesembilan bagi Indonesia dengan jumlah perdagangan mencapai US$11,2 miliar.

Nilai ekspor Indonesia ke Taiwan juga mencapai US$7,38 miliar dengan nilai impor dari Taiwan meliputi US$3,83 miliar. Jika kita lihat di berbagai pusat perbelanjaan, produkproduk asal Taiwan pun tidak sulit ditemukan. Ponsel pintar yang Anda gunakan seharihari, minuman 'bubble tea' yang Anda nikmati, atau sepeda yang Anda kayuh seharihari itu mungkin saja berasal dari Taiwan. Sebaliknya, Taiwan pun, terutama para penggemar kopi, sudah akrab dengan kopi luwak asal Indonesia. Kayu-kayu dari Indonesia juga menjadi material yang banyak digunakan untuk furnitur di rumah-rumah tinggal di Taiwan. Itulah beberapa contoh keterkaitan ekonomi yang erat antara Indonesia dan Taiwan. Sebagai sahabat, kita juga telah belajar banyak hal dari sesama.

Berkat hampir 240 ribu pekerja migran asal Indonesia di Taiwan, kini warga Taiwan pun lebih memahami dan mengenal para sahabat muslim, sekaligus mengembangkan rasa saling menghargai antaragama dan budaya. Pada hari pertama Lebaran, ribuan warga Indonesia merayakan hari raya itu di aula besar di stasiun utama kereta Taipei.

Peringatan hari besar itu menjadi ajang besar di stasiun. Kini, banyak area publik di Taiwan pun telah dilengkapi musala, termasuk stasiun kereta cepat dan bandara. Kami juga terus berupaya untuk mempromosikan makanan halal. Saat ini, semakin banyak mahasiswa asal Indonesia yang belajar di Taiwan karena menggemari budayanya.

Di sisi lain, semakin banyak para pelaku bisnis dari Taiwan yang datang ke Indonesia untuk berinvestasi karena tertarik pada pasar yang luar biasa besar. Semua tren tersebut menunjukkan bahwa Indonesia dan Taiwan telah benar-benar mengembangkan hubungan erat yang bermanfaat secara mutual. Bersamaan dengan peringatan 104 tahun Republic of China (Taiwan), kami melontarkan harapan agar hubungan bilateral dan kerja sama antara Taiwan dan Indonesia bisa terus berlanjut, bertambah kuat, dan membuahkan hasil yang bermanfaat bagi semua.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya