Sebagian Warga Sipil Lolos dari Kekerasan Milisi IS

AFP/*/I-2
21/11/2016 05:55
Sebagian Warga Sipil Lolos dari Kekerasan Milisi IS
(AP/Hussein Malla)

MASYARAKAT sipil Irak berhasil melarikan diri dari ancaman yang dilakukan kelompok Islamic State (IS) di Mosul, Irak.

Mereka mengaku milisi IS telah memaksa agar keluar dari desa mereka dengan memukuli mereka 'seperti domba' untuk dijadikan sebagai perisai manusia.

Salah seorang warga Mosul, Bashar, mengaku bersembunyi bersama keluarganya di belakang bak mobil milik pasukan keamanan Irak setelah akhirnya mereka melarikan diri dari Mosul yang dikuasai IS.

Saat pasukan pemerintah bergerak maju pada awal bulan ini ke Kota Mosul, keluarga Bashar sempat digiring bersama para warga dari desa-desa terpencil ke Mosul oleh kelompok IS.

Mereka hendak dijadikan tameng hidup dan sasaran serangan pasukan Irak dan pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) oleh pasukan IS.

Pada akhirnya mereka beruntung dan berhasil lolos.

Mereka dapat pulang dengan berjalan kaki sebelum kelompok kecilnya dapat ditolong pasukan Kementerian Dalam Negeri Irak di pinggiran Sungai Tigris.

Pasukan pemerintah Irak pun mengirim perahu untuk menjemput para warga desa.

Selanjutnya, tentara itu membawa mereka untuk melintas menjauh dari wilayah yang dikuasai IS.

"Kami melihat pasukan keamanan dan mulai berteriak kepada mereka sehingga mereka datang ke kami," kata Bashar kepada AFP.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya