Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON presiden AS, Hillary Clinton dan Donald Trump, benar-benar mengemas jadwal kampanye mereka seefektif mungkin pada masa-masa akhir kampanye jelang pemilihan pada 8 November 2016.
Calon dari Partai Demokrat, Clinton, menggerakkan kekuatan bintang-bintang dunia hiburan AS untuk mengunci posisinya yang dalam jajak pendapat terakhir masih memimpin dengan sangat tipis dari rivalnya, Donald Trump, jago dari Partai Republik.
Pada akhir pekan ini, Clinton menghadiri konser yang menghadirkan bintang pop AS Beyonce dan Katy Perry di Philadelphia.
Tak hanya itu, waktu-waktu akhir ini juga dimanfaatkannya berkampanye bersama Presiden Barack Obama di Philadelphia bersama istrinya, Michelle Obama, dan suami Hillary, Bill Clinton.
Di sela-sela kampanyenya akhir pekan ini, Hillary juga menyempatkan diri singgah di Michigan, negara bagian tempat Obama menang mudah pada 2012.
Trump pada masa-masa akhir ini melakukan perjalanan ke beberapa negara bagian, antara lain Iowa, Minnesota, Michigan, Pennsylvania, Virginia, Florida, North Carolina, dan New Hampshire.
Ketatnya persaingan kedua kandidat itu juga berdampak pada faktor keamanan. Dalam kampanyenya di Reno, Nevada, Trump harus dievakuasi dari panggung kampanye saat seseorang menyebut ada yang membawa senjata. Namun, saat diperiksa pihak keamanan, senjata tersebut tidak ditemukan.
Saat kampanye di Denver, Colorado, Trump memastikan dirinya akan menang. "Dalam tiga hari ini kami akan menang besar di Colorado dan kami akan menuju Gedung Putih," kata Trump di depan pendukungnya sambil mendesak pemilih memberikan suara mereka secara langsung untuk menghindari risiko penipuan dalam proses pemungutan suara melalui pos.
Sementara itu, di luar AS, kampanye kedua kandidat ditanggapi beragam. Di Jerman misalnya, pada halaman depan koran <>Der Spiegel, kedua kandidat digambarkan tertutup oleh 'lumpur' untuk kiasan cara-cara kampanye kotor.
Rusia dan Iran, yang selama ini selalu berseberangan dengan AS, memperlihatkan kegembiraan mereka terkait dengan gejolak yang muncul dalam kampanye pilpres AS. Menurut mereka, itu memperlihatkan goyangnya demokrasi AS.(AFP/Ths/X-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved