Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA 4,5 tahun, para anak buah kapal (ABK) Al Naham III milik Taiwan tidak bertemu dengan keluarga mereka. Mereka tidak bisa bertemu dengan keluarga disebabkan aksi penyekapan yang dilakukan para perompak Somalia sejak Maret 2012.
Kini Sudirman dari Medan, Supardi dari Cirebon, Adi Manurung dari Medan, dan Nelson Pasireron dari Ambon telah kembali ke Indonesia. Dengan bantuan pemerintah Indonesia, mereka telah dapat bertemu keluarga mereka.
Salah satu wakil dari para ABK yang menjadi korban penyanderaan, Sammy Pasireron sangat mengaku bersyukur. Akhirnya, mereka dapat bertemu kembali dengan keluarga mereka yang lama berpisah dan telah lama menunggu dalam ketidakpastian.
"Kami mengetahui informasi (saudara kami disekap) pada 2013. Dengan informasi terbatas, kami berusaha konfirmasi ke agen yang menyalurkan mereka," tutur Sammy pada acara serah terima di Gedung Pancasila, Kemenlu, Jakarta, kemarin (Senin, 31/10).
Sammy mengaku kerap mendapat informasi yang tidak jelas dan membingungkan. Pasalnya, agen penyalur tidak memberi informasi dan alamatnya juga tidak jelas.
"Kami lelah karena memang kemampuan kami sebagai keluarga sampai di situ," lanjut Sammy. Di tengah keputuasaan, ia dan keluarganya hanya bisa berdoa.
Pada 2015, Sammy mengaku mulai mendapat titik terang soal keberadaan Neslon setelah staf Kemenlu RI mendatangi keluarga ABK di Ambon, Medan, dan Cirebon.
"Sejak itu hubungan baik kami dengan staf Kemenlu terjalin dan berbagai informasi sering dibagi kepada kami baik video amatir atau foto-foto mereka," papar Sammy.
"Kami dari keluarga besar ABK berterima kasih kepada semua pihak. Terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan Wapres (Jusuf Kalla) yang telah membantu kami," jelasnya.(Ire/I-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved