Setan 2 Ancam Negara-Negara Barat

Mailonline/Deri Dahuri/I-1
27/10/2016 04:35
Setan 2 Ancam Negara-Negara Barat
(DOK AP/DAILYMAIL)

PERANG dingin memang telah berakhir bersamaan dengan keruntuhan Uni Soviet.

Namun, kini benih-benih perang dingin kembali menggeliat.

Dua negara, kuat yang menjadi kutub perang dingin Rusia dan Amerika Serikat (AS) yang didukung negara-negara Barat, kian tak harmonis.

Kedua negara kerap memiliki pandangan yang berseberangan dalam beberapa isu internasional.

Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) yang dipimpin AS pun telah mengambil langkah siaga dengan mengepung Rusia.

NATO telah menempatkan 5.000 personel militer mereka di negara-negara Baltik dan Polandia yang berbatasan langsung dengan wilayah Rusia.

Ribuan pasukan NATO tersebut dalam kesiagaan tingkat tinggi.

Surat kabar Norwegia Adresseavisen edisi Senin (10/10) lalu melaporkan 300 marinir AS telah diterjunkan ke basis militer Varnes.

Basis militer itu jaraknya hanya sekitar 1.000 kilometer dari gerbang perbatasan Norwegia-Rusia.

Namun, Rusia bukanlah negara yang mudah digertak dan diancam.

Ancaman di depan mata justru ditanggapi dengan meningkatkan kekuatan militernya.

Kemarin, Rusia merilis foto-foto terbaru sebuah peluru kendali (rudal) nuklir terbesar.

Rudal nuklir Rusia terbaru yang diberi nama RS-28 Sarmat itu memiliki kemampuan dapat meluluhlantakkan area seluas wilayah negara Prancis atau sebanding dengan luas wilayah Inggris dan Wales.

NATO menyebut rudal nuklir RS-28 Sarmat tersebut dengan julukan 'Setan 2'.

Rudal nuklir super 'Setan' itu memiliki kecepatan 7 kilometer per detik.

Rudal itu dirancang mampu lolos dari sistem pertahanan antimisil.

Yang luar biasa rudal ini membawa hulu ledak seberat 40 megaton.

Dengan kekuatan itu, daya ledak rudal 'Setan 2' milik Rusia itu mencapai 2.000 kali dari bom atom yang dijatuhkan pesawat AS ke Kota Hiroshima dan Nagasaksi Jepang pada 1945.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah merencanakan mengganti senjata nuklir lama SS-18 Satan atau Setan 1 dengan RS-28 Sarmat atau 'Setan 2'.

Pergantian itu setelah dicabutnya kesepakatan nuklir dengan Barat yang dikaitkan perbedaan kebijakan isu internasional.

Foto Setan 2 telah dipublikasikan secara daring oleh para perancangnya dari Makeyev Rocket Design Bureau.

Foto itu disertai tulisan 'Sesuai dengan undang-undang pemerintah Rusia tentang Tata Pertahanan Negara 2010 dan periode rencana 2012-2013'.

Menurut jaringan berita milik Kementerian Pertahanan Rusia, Zvezda, rudal Setan 2 memiliki 16 hulu ledak nuklir.

Setan yang bisa lolos dari deteksi radar itu mampu membumihanguskan seluruh wilayah Prancis atau wilayah Texas, AS.

Daya jangkau Setan 2 mencapai 10 ribu kilometer.

Jika diluncurkan dari Moskow, Rusia, dapat mencapai London, Inggris, dan kota-kota lainnya di Eropa.

Bahkan rudal itu juga dapat menjangkau wilayah pantai barat dan timur AS.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya