Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIDAKNYA 172 dari 266 narapidana melarikan diri dari penjara di Arcahaie dekat Kota Portau-Prison, ibu kota Haiti, kemarin.
Mereka kabur setelah kelompok pemberontak bersenjata merusak pagar penjara dan membunuh seorang sipir.
Kelompok pemberontak menjebol penjara menggunakan lima senjata api dan senjata jenis lain.
Banyak di antara mereka kabur dengan membawa sejumlah senjata polisi.
Surat kabar setempat Le Nouvelliste mengutip pernyataan kepala penjara Arcahaie, Heurtelou Paul Colson, bahwa seorang penjaga penjara tewas ditembak dan dua polisi terluka.
Seorang narapidana, Romero Wood, berusaha memanjat dinding dan jatuh.
Ia dilaporkan tewas.
Dua napi lainnya yang berusaha kabur dilaporkan terluka dan dirawat di rumah sakit.
Petugas penjara meyakini dalang kaburnya para tahanan di penjara Arcahaie tersebut ialah seorang napi yang terlibat penculikan, Yvener Carelus.
Namun, aparat keamanan telah menangkap Carelus.
"Dia berencana kabur dari dalam dengan beberapa rekannya," ungkap Menteri Keadilan Camille Edouard Junior. Keamanan di beberapa penjara di negeri itu sudah ditingkatkan.
Aktivis hak asasi manusia Pierre Esperanca mencatat penjara telah menahan banyak nama besar pelaku kejahatan yang sebagian besar terlibat kasus pencurian, pemerkosaan, pencurian, perdagangan narkoba, dan lain-lain.
"Otoritas mengecam keras insiden yang terjadi di penjara Arcahaie, dan menargetkan perlawanan sengit dengan individu bersenjata," kata Menteri Pertahanan Enex Jean-Charles.
Peristiwa itu juga dinilai dapat mengancam perdamaian dan keselamatan publik.
"Unit khusus polisi telah berada di lokasi kejadian untuk mengamankan area dan mengambil tanggung jawab guna mencegah penyerangan selanjutnya," kata Jean-Charles.
Unit polisi yang diterjunkan ialah Unit Departemen Penjaga Ketertiban, Unit Intervensi dan Penjaga Ketertiban, dan Unit Khusus Pasukan Gerak Cepat.
Menteri Luar Negeri Pierrot Dlienne, Menteri Keamanan dan Dalam Negeri Franois Anick Joseph, dan beberapa pejabat tinggi kepolisian se-tempat mengunjungi penjara itu setelah peristiwa tersebut.
Jean-Charles meminta para menteri untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan demi memperbaiki situasi yang tidak dapat diterima itu.
Sekitar 12 orang dinyatakan telah ditangkap.
Pihak kepolisian juga telah menutup jalan-jalan di Kota Arcahaie, dan melaporkan bahwa para tahanan tidak memakai seragam.
Daftar buron akan dikirimkan ke Interpol.
Aparat keamanan telah diterjunkan dan disebar untuk memburu para napi yang melarikan diri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved