Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
MILISI kelompok radikal Islamic State (IS) menyerang sejumlah target di dalam dan sekitar Kota Kirkuk, Irak.
Tujuan serangan besar itu ialah mengalihkan pasukan Irak dan Kurdi yang tengah berupaya memasuki jantung Kota Mosul, benteng terakhir kelompok bersenjata itu di Irak.
Serangan terkoordinasi ke kota yang berada di bawah kontrol kelompok Kurdi itu terjadi kemarin pagi.
Para milisi bersenjata menyerang pembangkit listrik, gedung-gedung pemerintah, serta kantor polisi dengan senapan serbu dan bahkan peledak.
Serangan ke kota penghasil minyak itu bersamaan dengan serangan lain di kawasan utara kota itu dan menyebabkan sedikitnya 22 orang tewas.
Serangan tersebut terjadi di tengah kemajuan besar yang diraih pasukan propemerintah dalam operasi pembebasan Mosul dari IS yang memasuki hari kelima.
Setidaknya lima pelaku bom bunuh diri menargetkan serangan kepada pemerintah di kota yang terbagi secara etnik di selatan Mosul itu, termasuk markas utama polisi.
Serangan terkoordinasi tersebut dimulai pada tengah malam.
Kelompok militan IS langsung mengklaim serangan tersebut, seperti yang dilaporkan kantor berita yang berafiliasi dengan IS, Amaq.
Baku tembak dan ledakan bergema di penjuru Kirkuk di sepanjang pagi, menurut kesaksian warga.
Seorang koresponden AFP menyaksikan sekelompok orang yang membawa senapan dan granat dan mengenakan 'pakaian bercorak Afghanistan' berjalan di jalan-jalan di Kirkuk.
Cuplikan video langsung di televisi lokal menunjukkan pertempuran jalanan di beberapa titik lokasi.
"Sekitar waktu salat subuh, saya melihat beberapa milisi Daesh (IS) memasuki Masjid Al-Mohammadi," ujar Haidar Abdelhussein, seorang guru yang tinggal di daerah Tesaeen.
"Mereka menggunakan pengeras suara berteriak 'Allahu Akbar' (Allah Mahabesar) dan 'Dawla al-Islam baqiya' (Negara Islam akan tetap eksis)," tambahnya.
Gubernur Kirkuk Najmeddin Karim menduga ada keterlibatan 'sel-sel tidur' IS dalam serangan mematikan itu.
Menurut Amaq, kelompok radikal itu mengklaim berhasil mengontrol setengah dari Kota Kirkuk.
Namun, laporan para saksi dan petugas keamanan menyatakan klaim itu mungkin berlebihan.
Sementara itu, di luar Kirkuk pada hari yang sama, sebuah kelompok berseragam rompi bunuh diri meledakkan pembangkit listrik yang dahulu dibangun Iran di sekitar Kota Dibis, sebelah tenggara Mosul.
Area utama penyerangan dalam operasi tersebut hanya berjarak 40 kilometer dari Kirkuk.
Serangan itu pun diklaim IS.
Sebanyak 12 warga negara Irak dan 4 warga negara Iran tewas setelah kelompok tersebut meledakkan diri.
"Mereka staf administrasi, insinyur, dan teknisi yang bekerja di pembangkit listrik," ujar Wali Kota Dibis, Abdullah Nureddin al-Salehi. (AFP/Al Jazeera/Hym/I-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved