Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
BEBERAPA pekan menjelang hari pencoblosan pada 8 November, jajak pendapat terbaru, Senin (17/10) waktu setempat, menunjukkan calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, semakin memperlebar kans kemenangannya atas Donald Trump dari Partai Republik.
Di sisi lain Trump berjuang sekuat tena-ga untuk membawa usaha dan kampanye politiknya kembali ke jalurnya setelah dihantam ketidakpercayaan atas komentar cabulnya tentang perempuan dan serangan tuduhan seksual yang dilayangkan sejumlah perempuan.
Clinton memimpin atas Trump dengan 12 poin 50% berbanding 38%--di antara pemilih nasional. Demikian menurut jajak pendapat dari Monmouth University. Di antara pemilih terdaftar, mantan menteri luar negeri itu unggul 11 poin.
Survei lain oleh Quinnipiac University menunjukkan Clinton memimpin di beberapa negara bagian yang menjadi medan pertempuran kunci, yaitu Colorado, Florida, dan Pennsylvania dan bahkan di Ohio.
Sementara itu, jajak pendapat CNN menempatkan Trump unggul empat poin di Ohio dan Clinton unggul tipis di North Carolina dan Nevada.
Sejumlah jajak pendapat itu menunjukkan bahwa sejumlah tuduhan yang melingkupi Trump telah memakan korban. Monmouth University menemukan enam dari 10 pemilih percaya Trump melakukan peleceh-an seksual yang tidak diinginkan terhadap perempuan.
Sementara itu, Trump kembali mengecam Clinton. Dia menyebut operasi tim kampanye Clinton sebagai 'usaha kriminal'.
Sebelumnya, Trump menuding pemilu AS 'telah sepenuhnya dicurangi' media yang tidak jujur dan 'di banyak tempat pemungutan suara'.
Menurut Trump, tim kampanye Clinton telah menyiapkan kondisi supaya pemi-lu bisa dicurangi. Dia juga menuding media AS ingin meracuni pikiran para pemilih AS. Namun, klaim mi-liarder asal New York itu malah ditolak elite Republik sendiri.
Dalam upaya membalikkan keadaan, tim kampanye Trump meng-utus istrinya, Melania, ke media-media untuk mencoba meredakan kemarahan atas tuduhan pelecehan seksual sang suami. Sesi wawancara mantan model itu tayang Senin (17/10) malam di CNN dan Selasa (18/10) pagi di Fox News.
Kepada CNN, Melania Trump menuduh pembawa acara Billy Bush, yang saat itu bekerja untuk acara Access Hollywood, menjerumuskan suaminya untuk mengatakan 'hal-hal yang tidak senonoh dan buruk' dalam video yang direkam pada 2005.
"Kata-kata itu ofensif bagi saya dan tidak pantas. Dia telah meminta maaf dan saya telah memaafkannya. Dan kami telah melupakannya," jelas Melania.
Ia juga menuduh 'media sayap kiri' mengungkapkan video tersebut untuk merusak reputasi suaminya. (AFP/VOA/Hym/I-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved