Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PASUKAN Irak dan pasukan Kurdi Peshmerga yang didukung serangan udara pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) meraih kemajuan dalam fase pertama operasi militer merebut Kota Mosul dari kelompok Islamic State (IS), Senin (17/10) waktu setempat.
Mosul ialah kota terbesar kedua di Irak yang dideklarasikan sebagai ibu kota 'khilafah' kelompok yang dipimpin Abu Bakr al-Baghdadi sejak dua tahun lalu. Bukan hanya Mosul, kelompok IS juga menguasai beberapa wilayah di utara Irak dan Suriah.
Presiden Daerah Kurdi Irak, Masoud Barzani, mengklaim operasi gabungan yang dilancarkan tentara Irak dan pasukan Kurdi Peshmerga telah membebaskan area sekitar 200 kilometer persegi di sekitar Mosul dari tangan IS.
Pasukan Kurdi terus bergerak maju melintasi Dataran Niniwe menuju sebelah timur Mosul. Pejabat Peshmerga mengklaim tank mereka telah menghancurkan dua bom truk bunuh diri IS. Sebagian besar masyarakat di dataran itu telah melarikan diri sejak IS mencaplok area itu pada musim panas 2014.
"Hari ini ialah titik balik dalam perang melawan terorisme. Ini pertama kalinya pasukan Peshmerga dan tentara Irak bekerja sama dan berjuang di daerah yang sama," kata Barzani saat konferensi pers di dekat Mosul.
Sementara itu, Kolonel John Dorrian, juru bicara pasukan AS, mengatakan Washington melancarkan serangan udara di Mosul 'untuk melunakkan' daerah yang dikendalikan IS sehingga memungkinkan pasukan Irak untuk terus bergerak maju.
"Kami menyediakan kemampuan intelijen dan logistik kami, yang merupakan kemampuan khas luar biasa yang dimiliki koalisi. Kami sangat mahir di daerah-daerah ini dan itu merupakan bantuan besar untuk Irak ketika mereka bergerak ke posisi," kata dia.
Pasukan khusus AS, Inggris, dan Prancis memainkan peran pendukung dengan melakukan serangan udara yang menargetkan kelompok IS.
AS mengerahkan total 5.000 tentara di Irak dan sebagian bertugas sebagai penasihat untuk brigade 12 Irak yang dilatih secara khusus untuk pertempuran Mosul.
Seorang koresponden ABC yang meliput Peshmerga melaporkan pasukan AS dari Divisi Lintas Udara 101 beroperasi secara terbuka dengan Kurdi.
Wartawan Al-Jazeera, Stefanie Dekker, yang melaporkan dari Irak Utara, mengatakan sedikitnya sembilan desa telah direbut kembali dari tangan IS. Dua area utama di sepanjang jalan raya antara Erbil dan Mosul dalam upaya pembebasan.
Dia mengatakan sedikitnya lima tentara Peshmerga dan satu tentara Irak tewas dalam operasi pada Senin (17/10). "Ini masih sangat awal dan (operasi pembebasan Mosul) akan menjadi pertempuran panjang. Tidak akan mudah."
Berbaur dengan warga sipil
Sekretaris Pers Pentagon, Peter Cook, mengatakan operasi pembebasan Mosul berjalan baik dan 'lebih cepat dari jadwal'. Namun, AS memperingatkan pertempuran itu akan menjadi 'operasi sulit yang bisa memakan waktu'.
Sementara itu, sejumlah warga Mosul mengatakan milisi IS masuk ke rumah-rumah berbaur dengan penduduk dan mencegah mereka melarikan diri dari kota tersebut.
"Semua orang berdiam di rumah karena kita tidak tahu apa lagi yang harus dilakukan," kata Abu Mohammed, 35, di timur Mosul. (AFP/The Guardian/I-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved