Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PASCAMENYATAKAN Aleppo, Suriah, sebagai 'neraka', Uni Eropa, kemarin, mengumumkan rencana pengiriman bantuan untuk menyelamatkan nyawa ribuan warga sipil yang terperangkap di sana.
Krisis kemanusiaan di Aleppo berada di level terburuk setelah tentara Pemerintah Suriah dan Rusia yang mengebom fasilitas rumah sakit dan permukiman di kota itu.
Uni Eropa, Sabtu (2/10) malam, menyatakan akan mencairkan dana Rp362 miliar (US$28 juta) untuk membantu para mitra kemanusiaan mereka di Suriah.
Dana itu akan dipakai untuk memenuhi kebutuhan medis, air, sanitasi, makanan, dan bidang-bidang prioritas lainnya di Aleppo.
"Uni Eropa akan bekerja dengan PBB untuk menyalurkan bantuan dasar penyelamat nyawa warga sipil di Aleppo Timur yang dikontrol pemberontak," kata Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Federica Mogherini dan Komisioner Kemanusiaan Christos Stylianides.
Pada Sabtu (1/10), Damaskus dan Moskow mengobom rumah sakit terbesar di kota itu, M10.
Meski dikecam komunitas internasional, militer rezim Presiden Al-Assad terus melancarkan serangan untuk menguasai seluruh Aleppo, menyebabkan warga sipil di wilayah timur kota itu bak menetap di 'neraka'.
PBB mengatakan persediaan air dan makanan di timur Aleppo akan habis.
Sementara itu, upaya untuk mengirimkan bantuan melalui jalur perbatasan Turki telah terhenti akibat pertempuran.
Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengutuk serangan yang ia gambarkan sebagai 'kejahatan perang' itu.
Uni Eropa menyebut pertempuran itu sebagai 'tragedi kemanusiaan di Aleppo' dan menyeru kepada semua pihak yang terlibat untuk segera memberikan izin pengiriman bantuan dan evakuasi medis.
"Uni Eropa dan PBB berencana mengoordinasikan evakuasi medis bagi mereka yang dalam kondisi mendesak, dengan fokus pada perempuan, anak-anak, dan orang tua," ujar Uni Eropa dalam siaran pers.
PBB mengatakan warga sipil di Aleppo menjadi sasaran serangan bom pemerintah Suriah dan Rusia.
Serangan keduanya yang kian intensif dalam sepekan terakhir telah menewaskan puluhan warga sipil dan meratakan bangunan tempat tinggal sekitar 250 ribu warga di kawasan timur Aleppo.
Perang di Suriah telah menewaskan lebih dari 300 ribu orang dan menyebabkan lebih dari setengah populasi negara itu menjadi pengungsi.
Aleppo saat ini menjadi pusat kampanye militer pemerintahan Presiden Bashar al-Assad dan sekutu setianya, Rusia.
Tentara Suriah melalui media pemerintah menyatakan bahwa para pejuang pemberontak harus mengosongkan wilayah timur Aleppo.
"Serangan udara skala besar pasukan rezim membantu mereka meningkatkan kekuasaan di utara Aleppo hingga pinggiran Distrik al-Heluk," ujar Direktur Observatory for Human Rights (SOHR) Rami Abdel Rahman. (AFP/Hym/I-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved