Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Korea Selatan (Korsel), Park Geun-hye, Sabtu (1/10), menyerukan warga Korea Utara (Korut) untuk meninggalkan negara mereka dan menyeberang ke Korsel.
Seruan itu datang hanya sehari setelah seorang tentara Korut membelot ke Korsel dengan melintasi perbatasan yang dijaga ketat kedua tentara yang berseteru.
"Kami sangat menyadari realitas mengerikan yang Anda hadapi," kata Park dalam pidato menandai Hari Angkatan Bersejata.
"Nilai-nilai universal kebebasan, demokrasi, hak asasi manusia, dan kesejahteraan ialah hak berharga Anda yang harus dinikmati," tambahnya.
Dalam imbauannya, Park mengatakan, "Kami akan terus membuka jalan bagi Anda untuk menemukan harapan dan hidup baru. Silakan datang ke pangkuan kebebasan di Selatan kapan pun Anda inginkan."
Desakan atau seruan tersebut datang sebulan setelah Wakil Duta Besar Korea Utara untuk Inggris, Thae Yong Ho, membelot ke Korsel.
Pembelotan itu menjadi propaganda besar untuk Korsel pada saat meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea yang terbagi.
Hubungan antarkedua Korea berada di titik terendah sejak puncak Perang Dingin pada 1970-an.
Hal itu diperparah tindakan Pyongyang yang melakukan uji coba lebih dari 20 rudal dan melakukan dua uji coba nuklir tahun ini.
Park mengatakan pembelotan warga Korut karena mereka melarikan diri kelaparan dan penindasan yang meningkat 'secara drastis'.
"Ada pembelotan terus-menerus, bahkan oleh elite Korut yang telah mendukung rezim," kata dia.
Pada 12 April, sejumlah pelayan dan manajer mereka yang telah bekerja di sebuah restoran berkonsep Korut di Tiongkok menjadi berita utama ketika mereka tiba di Korsel dalam sebuah aksi pembelotan berkelompok yang langka.
Selama bertahun-tahun, hampir 30 ribu warga Korut telah melarikan diri dari kemiskinan dan penindasan di negara mereka dan menetap di Korsel.
Namun, jumlah pembelot--yang pernah berjumlah lebih dari 2.000 dalam satu tahun--telah berkurang hampir setengahnya sejak Kim Jong-un mengambil alih kekuasaan setelah kematian ayahnya yang juga mantan pemimpin Korut, Kim Jong-Il, pada Desember 2011. (AFP/Hym/I-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved