BNN Prakarsai Satgas Pelabuhan ASEAN

Usman Kamsong
25/8/2015 00:00
BNN Prakarsai Satgas Pelabuhan ASEAN
(MI/Arya Manggala)
BADAN Narkotika Nasional (BNN) Indonesia kembali mengikuti sidang tahunan ke-36 ASEAN Senior Officials on Drug Matters (ASOD) pada 24-26 Agustus di Singapura. ASOD merupakan kerja sama negara-negara ASEAN dalam penanganan masalah obat-obatan terlarang.

Salah satu agenda yang dibahas ialah tindak lanjut prakarsa Indonesia dalam pembentukan ASEAN seaport interdiction task force (ASITF) atau gugus tugas interdiksi pelabuhan ASEAN. Sebagai negara kepulauan dengan fakta bahwa 80% penyelundupan narkoba dilakukan melalui jalur laut, Indonesia merasa perlu menguatkan kerja sama antarnegara ASEAN khususnya di wilayah laut.

ASITF bertujuan memperkuat koordinasi pertukaran data dan informasi penyelundupan narkoba melalui pelabuhan, memperkuat kolaborasi antarbadan investigasi dan operasi gabungan di pelabuhan, meningkatkan kemampuan personel di pelabuhan, serta bertukar pengalaman guna memperbaiki praktik di lapangan.

Kepala BNN Anang Iskandar menjelaskan, "Dari pengalaman, tidaklah cukup mengandalkan pemberantasan, tetapi harus menyeimbangkan pemberantasan dan pencegahan. Pencegahan dan rehabilitasi harus lebih difokuskan karena tanpa itu, ASEAN akan terus menjadi sasaran utama sindikat narkoba.(Uka/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya