Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN ribu orang berunjuk rasa, Minggu (11/9) waktu setempat, dengan turun ke jalan-jalan di Kota Barcelona dan sejumlah kota lainnya di wilayah Catalonia untuk menuntut perpecepatan proses kemerdekaan wilayah otonomi itu dari Spanyol.
Kerumunan massa mayo-itas mengenakan kaus berwarna dan bermotif selaras dengan bendera Catalonia yang mereka kibarkan selama aksi. Dengan mengenakan kaus yang bertuliskan 'Ready', mereka menyakini bahwa daerah mereka sudah siap untuk menjadi negara sendiri.
Kubu prokemerdekaan berharap protes massa tersebut bakal mempersatukan dan memberikan napas kehidupan baru ke dalam kampanye mereka.
"Politisi mengatakan kita semakin dekat, tapi kami ingin melihat hal itu terjadi," kata Xavier Vallve, 60, seorang peneliti yang turut berunjuk rasa di Barcelona.
Carmen Santos, 58, seorang pegawai negeri sipil, mengatakan Peringatan Hari 'Diada' kali ini akan menjadi yang terakhir sebelum kemerdekaan. Diada merupakan hari penaklukan Barcelona oleh Spanyol yang dipimpin Raja Philip V pada 1714.
Di sisi lain, polisi setempat memperkirakan 800 ribu orang ambil bagian dalam unjuk rasa yang berlangsung bertepatan dengan hari nasional Catalonia, Diada. Namun, pemerintah pusat di Madirid yang menentang kemerdekaan Catalonia menyebut hanya sekitar 370 ribu yang terlibat.
"Ini merupakan saat untuk berdiri bersatu untuk 'ya' atas Republik Catalan," kata Jordi Sanchez, Ketua Majelis Nasional Catalonia, sebuah organisasi prokemerdekaan yang ikut mengorganisasikan protes. "Kami sudah tidak sabar," tambahnya.
Meski massa menurun dari aksi serupa pada tahun sebelumnya yang mencapai 1,4 juta orang, konsentrasi massa kali ini tidak hanya mayoritas di Barcelona, melainkan juga menyebar di Kota Salt, Berga, Lleida, dan Tarragona.
Unjuk rasa tersebut bertepatan dengan riak perpecahan di antara pihak separatis yang muncul setelah perbedaan atas rencana pemisahan diri.
Presiden Catalonia, Carles Puigdemont, telah didesak untuk segera 'mengubah Catalonia menjadi sebuah negara merdeka'.
Perpecahan juga telah muncul di antara kelompok politik utama gerakan separatis di parlemen Catalan, koalisi Together for Yes, dan sekutunya yang berhaluan sayap kiri radikal, Popular Unity Candidacy (CUP).
Puigdemont, yang mengambil alih kekuasaan pada Januari lalu, akan menghadapi vote of confidence pada 28 September. "Dalam bulan-bulan mendatang, keputusan penting tentang masa depan Catalonia harus diambil," tegas Puigdemont.
Setelah memenangi pemilu parlemen Catalonia tahun lalu, para pemimpin prokemerdekaan menyetujui rencana memastikan kemerdekaan Catalonia pada pertengahan 2017. (AFP/BBC/Hym/I-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved