Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA puluh empat jam jelang pelaksanaan gencatan senjata yang digagas Rusia dan Amerika Serikat (AS), jet tempur pasukan pemerintah Suriah justru menggempur Kota Aleppo, Senin (12/9), dan menewaskan enam warga sipil.
Serangan yang terjadi jelang perayaan Idul Adha tersebut dinilai tidak berperikemanusiaan.
Pasalnya, banyak warga muslim Sunni yang sedang menyiapkan pelaksanakan perayaan Idul Adha jadi korban.
'Serangan barbar seharusnya mendorong gencatan senjata', tulis Gareth Bayley, perwakilan khusus Inggris untuk Suriah dalam akun Twitter-nya.
"Kami berharap akan ada gencatan senjata sehingga warga sipil dapat beristirahat. Serangan terjadi malam dan siang dengan tujuan membunuh di kota-kota yang dikuasai pemberontak. Warga sipil tidak lagi memiliki harapan," kata Abu Abdullah, seorang warga Aleppo.
Genjatan senjata tersebut merupakan hasil dari pembicaraan maraton antara Menteri Luar Negeri (Menlu) AS John Kerry dan Menlu Rusia Sergey Lavrov.
Gencatan senjata diharapkan menjadi awal yang baik untuk mengakhiri parang saudara di Suriah yang berlangsung lima tahun dan menewaskan lebih dari 290 ribu orang.
Terbenamnya matahari kemarin diharapkan akan menjadi awal yang baik kendati kelompok pemberontak yang melawan rezim Suriah dan kelompok oposisi masih belum memberi kepastian dan keputusan untuk ambil bagian dalam gencatan senjata.
Hanya satu kelompok pemberontak yang menamakan diri Ahrar al-Sham yang telah terang-terangan menolak usul gencatan senjata yang digagas Rusia dan AS itu.
Kelompok garis keras yang berpengaruh tersebut mengatakan gencatan senjata hanya menguntungan rezim Presiden Bashar al-Assad.
Sebaliknya, negara sekutu Suriah, Iran, menyambut rencana gencatan senjata pada Minggu (11/9).
'Negeri Para Mullah' itu juga meminta perlunya pengawasan gencatan senjata secara komprehensif terutama di daerah perbatasan Suriah yang sangat rentan.
Kelompok pemantau hak asasi manusia, Syrian Observatory for Human Rights (SOHR), yang berbasis di London, Inggris, melaporkan bahwa rezim Suriah melancarkan serangan udara ke Aleppo yang dikuasai kelompok pemberontak.
Serangan udara tersebut menewaskan enam warga sipil dan melukai 30 orang lainnya.
Sehari sebelum serangan ke Aleppo, beberapa pesawat tempur yang tidak diketahui identitasnya juga melakukan serangan udara ke dua kota di wilayah utara Suriah. (AFP/Drd/I-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved