Motif Bom Bangkok masih Misterius

MI
22/8/2015 00:00
Motif Bom Bangkok masih Misterius
(AFP/CHRISTOPHE ARCHAMBAULT)
KEPALA Kepolisian Thailand Somyot Poompanmoung mengatakan pihaknya telah membuat banyak kemajuan dalam perburuan pelaku bom Bangkok. Namun, Somyot menambahkan, hingga kini, motif pelaku ledakan yang menewaskan 20 orang itu masih menjadi misteri.

Ia juga berdalih penanganan kasus tersebut terkadang menimbulkan kesimpang-siuran dan perbedaan pendapat antara pihak kepolisian dan pejabat pemerintahan. "Ada banyak kemajuan dalam kasus ini, tapi saya tidak bisa mengungkapkan semuanya," ujarnya.

Dalam pidatonya di sebuah upacara penghormatan bagi para korban tewas, kemarin, pria 60 tahun itu mengatakan insiden yang terjadi pada Senin (17/8) lalu merupakan upaya untuk menebarkan ketakutan di Kota Bangkok.

"Tujuannya ialah mendiskreditkan pemerintah dan menciptakan iklim ketakutan untuk mencegah para wisatawan asing masuk ke negara ini," ungkap Somyot.

Di lain kesempatan, juru bicara Kepolisian Thailand, Prawut Thavornsiri, memastikan bom yang meledak memang benar berasal dari tas ransel yang ditinggalkan pria berbaju kuning yang terekam CCTV.

"Dari rekaman yang sudah kami selidiki, memang benar adanya. Namun, kami tidak bisa menyebarkan rekaman tersebut karena dinilai terlalu mengerikan," ujar Prawut.

Seorang wanita berkaus hitam yang terekam CCTV saat ini juga tengah diburu aparat keamanan setempat. Dari gerak-gerik yang diperlihatkan, pihak kepolisian menduga wanita tersebut memiliki kaitan dengan sang pelaku.

"Kami mendesak wanita tersebut untuk datang dan memberikan informasi kepada kami," tegas Prawut.

Sebelumnya, dua laki-laki yang juga terlihat di rekaman CCTV, sebagaimana dilaporkan CNN, menyerahkan diri ke polisi tadi malam. Setelah memeriksa mereka, kepolisian menyimpulkan kedua pria tersebut tidak terlibat dalam pengeboman.

"Kami telah melakukan pemeriksaan. Mereka pemandu wisata dan tidak terlibat tindak kejahatan tersebut," ungkap Prawut.

Pihak kepolisian memang gencar memburu siapa saja yang terlihat dalam CCTV. Mereka menganggap bahwa siapa saja yang terekam CCTV saat peristiwa ledakan terjadi sebagai tersangka.

Thailand telah meminta bantuan kepolisian internasional untuk membantu menemukan pria yang diduga sebagai pelaku pengeboman dan semua yang terlibat di dalamnya.

Di sisi lain, kepolisian setempat, kemarin, melipatgandakan hadiah yang ditawarkan, dari 1 juta bath menjadi 3 juta baht, kepada siapa saja yang bisa memberikan informasi keberadaan pelaku pengeboman tersebut. (AFP/Pra/I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya