Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
HARAPAN untuk melihat peperangan berakhir di Suriah dan kemungkinan lebih banyak bantuan kemanusiaan masuk ke negara yang porak-poranda itu semakin tidak menentu setelah dua kekuatan utama, Amerika Serikat (AS) dan Rusia, gagal mencapai kesepakatan gencatan senjata.
Moskow dan Washington merupakan aktor eksternal penyokong utama para pihak berkonflik di Suriah yang telah menewaskan 290 ribu orang itu.
AS, bersama sejumlah mitra koalisi, mendukung kelompok pemberontak yang berjuang menumbangkan rezim Presiden Bashar al-Assad.
Sebaliknya, Rusia mengerahkan personel militer dan armada tempur ke Suriah untuk membantu Al-Assad, satu-satunya sekutu Moskow di kawasan Timur Tengah.
Rusia juga berkepentingan untuk menjaga pangkalan militer mereka, Hmeymim, di Provinsi Latkia.
Para diplomat tinggi AS dan Rusia, kemarin, gagal mencapai kesepakatan untuk menyetop atau menurunkan eskalasi pertempuran di Suriah.
Pejabat Washington mengatakan itu terjadi setelah pasukan pemerintah mengepung bagian atau dae-rah yang dikuasai pemberontak yang didukung AS.
"Putaran baru pembicaraan krisis Suriah antara Menteri Luar Negeri John Kerry dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov di sela-sela KTT G-20 di Kota Hangzhou, Tiongkok, telah berakhir tanpa kesepakatan," ujar seorang pejabat senior pada Departemen Luar Negeri AS.
Seorang juru bicara Gedung Putih mengatakan Presiden Barack Obama dan Vladimir Putin juga bertemu selama 90 menit di sela-sela KTT.
Kedua pemimpin membahas langkah-langkah untuk mengurangi kekerasan, menyediakan bantuan kemanusian dan fokus pada Al-Qaeda atau Al-Nusra dan Islamic State (IS) di Suriah.
"Jika kesepakatan tercapai, kami ingin melakukannya segera karena situasi kemanusiaan. Namun, kami harus memastikan kesepakatan itu efektif," ujar juru bicara itu.
Namun, kata dia, kedua pemimpin tidak mencapai kesepakatan pada hal-hal detail terutama hal-hal teknis.
Itu, kata dia, akan dibahas Kerry dan Lavrov.
Serangan bom
Di tengah upaya pembahasan situasi di Suriah, lima ledakan terjadi di daerah yang sebagian besar dikuasai pemerintah Suriah.
Setidaknya 48 orang tewas dan puluhan luka-luka dalam serangan itu, Senin (5/9).
Rangkaian ledakan mengguncang Kota Tartous, Homs, pinggiran Damaskus, serta Hasaka, yang sebagian besar dikuasai pasukan Kurdi.
Pasukan pemerintah juga mempertahankan kehadiran mereka di sana.
Ledakan di Hasaka diklaim kelompok militan Islamic State (IS).
Di Tartus, dua ledakan terjadi di jembatan Arzuna.
Televisi pemerintah melaporkan ledakan pertama oleh bom mobil dan ledak-an kedua merupakan aksi bom bunuh diri.
Kepala Rumah Sakit Al-Bassel di Tartus mengatakan 35 orang tewas dan 43 lainnya terluka dalam serangan itu.
Di Kota Hasakeh, sedikitnya delapan orang tewas akibat serangan bom oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor.
Media pemerintah Suriah melaporkan enam orang yang tewas termasuk anggota pasukan keamanan Asayeh dan dua warga sipil. IS mengkalim serangan tersebut.
Serangan terjadi setelah pemberontak Suriah yang didukung Turki berhasil mengusir milisi IS dari kubu-kubu pertahanan mereka di sepanjang 100 kilometer perbatasan Suriah-Turki. (AFP/AP/I-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved