Korban Zika di Malaysia Meninggal

05/9/2016 02:00
Korban Zika di Malaysia Meninggal
(AFP)

PEMERINTAH Malaysia melaporkan satu korban yang terjangkit virus zika secara lokal di negara itu meninggal pada Sabtu (3/9).

Namun, kematian pria berusia 61 tahun itu diduga tidak terkait langsung dengan virus tersebut, tetapi akibat komplikasi yang berhubungan dengan jantung.

Kementerian Kesehatan Malaysia mengatakan pasien tersebut ialah penduduk Negera Bagian Sabah yang terletak di sebelah timur Malaysia dan sudah dalam konsisi kritis karena masalah jantung, tekanan darah tinggi, dan penyakit lain.

Kementerian itu juga mengatakan amat mungkin terjadi penularan secara lokal karena pria itu tidak memiliki riwayat perjalanan keluar dari Malaysia.

Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan, Noor Hisham Abdullah, mengatakan penyebab kematian ialah masalah kesehatan.

Namun, hasil penyelidikan belum diketahui secara komprehensif.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Malaysia, Datuk Seri Dr S Subramaniam, mengatakan kasus baru zika di negeri itu akan terus muncul.

"Konfirmasi kasus zika kedua di Kota Kinabalu menandakan virus tersebut sudah berada di komunitas kita," ujar Subramaniam.

Subramaniam mengatakan pihaknya masih belum mengetahui dari mana virus itu berasal dan amat mungkin ada orang lain yang tertular.

"Kami saat ini sedang dalam proses untuk melacak pergerakan pasien itu selama beberapa minggu terakhir. Kami akan secara intensif melihat pengontrolan kegiatan di area tersebut," ujarnya seperti dikutip Straistimes.

Meskipun begitu, Subramaniam mengatakan Kementerian Kesehatan tidak melihat kematian pasien itu berhubungan langsung dengan zika, tapi lebih disebabkan masalah jantung kronis.

Sebelumnya, Kamis (1/9) lalu, Malaysia melaporkan kasus zika pertama di negara itu, yakni seorang perempuan berusia 58 tahun diduga terjangkit zika setelah mengunjungi anak perempuannya di Singapura.

Diketahui, 150 kasus zika terjadi di sana.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan pada Jumat (2/9) di Jurnal Lancet Infectious Diseases mengatakan 2,6 juta orang berisiko terkena virus dari nyamuk yang banyak terdapat di Afrika, Asia, dan Pasifik itu.

Zika menyebar melalui nyamuk Aedes aegypti dan telah terdeteksi di 67 negara dan beberapa kawasan, termasuk Brasil.

Laporan terbaru dari Kementerian Kesehatan Singapura menunjukkan 11 orang Malaysia telah dikonfirmasi terinfeksi virus itu. (AFP/Ihs/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya