Operasi Pengangkatan Kapal Sewol Dimulai

(AFP/Aya/I-1)
20/8/2015 00:00
Operasi Pengangkatan Kapal Sewol Dimulai
(AP)
TIM penyelamat dari Tiongkok dan Korea Selatan (Korsel), kemarin, memulai survei bawah laut kapal Sewol yang tenggelam April 2014 sebagai langkah awal untuk mengangkat kapal seberat 6.825 ton itu ke permukaan laut. Kementerian Kelautan dan Perikanan Korsel menyatakan eksplorasi penyelaman telah dilakukan.

Satu kapal tunda dan satu tongkang Tiongkok telah disiapkan di lokasi kapal Sewol tenggelam. Sewol masih teronggok di dasar laut, 40 meter di bawah permukaan. Adapun kapal selam tanpa awak disiapkan untuk diluncurkan dari tongkang. Kapal nirawak itu berlabuh sekitar 20 kilometer arah selatan Pulau Jindo, Korsel.

Proses pengangkatan kapal itu diperkirakan memakan biaya 85 miliar won (US$72 juta). Hampir 150 orang, termasuk penyelam dan teknisi terlibat dalam tahap awal ini. Tim pengangkatan kapal juga menempatkan jaring di sekitar kapal Sewol supaya jasad-jasad korban yang masih terjebak di kapal tidak hilang selama proses penyelamatan.

Proses persiapan akan dihentikan pada November saat musim dingin, lalu dimulai lagi pada Maret 2016. Jika sesuai dengan target, kapal Sewol sudah dapat diangkat pada Juli 2016. Tenggelamnya kapal Sewol menewaskan sekitar 300 orang, mayoritas murid sekolah. Pada November 2014, 295 jenazah telah ditemukan dan sembilan jenazah belum ditemukan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya