Misa Arwah Korban Gempa Italia Diwarnai Isak Tangis

Basuki Eka Purnama
28/8/2016 21:42
Misa Arwah Korban Gempa Italia Diwarnai Isak Tangis
(AP Photo/Andrew Medichini)

ITALIA, Sabtu (27/8), mengucapkan selamat tinggal penuh duka bagi korban tewas dalam gempa bumi yang menguncang negara itu. Gempa tersebut telah menewaskan hampir 300 orang.

Presiden Sergio Mattarella, Perdana Menteri Matteo Renzi, dan sejumlah tokoh negara itu berada di antara ratusan orang yang memenuhi gedung olahraga di Ascoli Piceno, ibu kota kawasan Marche.

Gedung olahraga itu untuk sementara diubah menjadi gereja untuk upacara pemakaman bagi mayoritas korban tewas di Desa Arquata del Tronto dan Pescara del Tronto.

Ratusan orang berdiri diam di luar bangunan itu saat prosesi misa arwah disampaikan melalui pengeras suara, tiga hari setelah gempa dahsyat yang menewaskan 291 orang.

Kerabat korban tewas duduk di dekat peti jenazah yang dihiasi bunga, beberapa dari mereka memeluk peti itu dan menangis. Yang lainnya saling berpelukan saat Uskup Ascoli Giovanni D'Ercole memimpin misa.

"Jangan takut untuk meneriakkan duka kalian namun jangan pernah kehilangan keberanian," ujar D'Ercole.

"Bersama kita akan membangun rumah dan gereja kita. Bersama-sama, kita akan mengembalikan kehidupan di komunitas kita. Lonceng desa akan berbunyi lagi," imbuhnya.

Di antara peti jenazah yang ada di gedung olahraga itu terdapat sebuah peti jenazah kecil berwarna putih yang berisi jenazah Giulia, 9. Dia menggunakan tubuhnya untuk melindungi adiknya Giorgia, 5. Giorgia berhasil diselamatkan tanpa luka apa pun.

Di atas peti jenazah Giulia terdapat sebuah catatan kecil yang berbunyi, "Ciao, gadis kecil. Maaf, kami datang terlambat." Surat itu ditinggalkan oleh salah seorang pemadam kebakaran yang menyelamatkan Giorgia. (AFP/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya