AS-Iran Bertegang di Teluk Persia

27/8/2016 08:30
AS-Iran Bertegang di Teluk Persia
(AFP)

DUA buah kapal milik Amerika Serikat, USS Squall dan USS Tempest, tengah berlayar di Teluk Persia.

Di dekat kedua kapal itu, juga ada sebuah kapal milik Kuwait.

Tak lama, sebuah kapal cepat yang belakangan diketahui milik Iran berputar mengitari ketiga kapal tersebut.

Kapal milik Angkatan Laut AS itu pun lantas melepaskan tiga tembakan peringatan.

Kapal Iran itu akhirnya menjauh.

Juru bicara Angkatan Laut Armada Kelima AS Komandan Bill Urban mengatakan meskipun beberapa peringatan melalui radio dan loudspeaker diberikan, kapal Iran jenis fast-attack craft itu tetap mendekat hingga berjarak 200 meter dari salah satu kapal.

"Situasi ini mengundang risiko tabrakan," kata Urban.

"Pada akhirnya, Squall terpaksa melepaskan tiga tembakan peringatan dari pistol kaliber 50, yang menyebabkan kapal Iran itu menjauh," ujarnya mengenai insiden yang terjadi Rabu (24/8) waktu setempat.

Insiden terbaru yang terjadi di Teluk Persia itu hanya berselang sehari setelah sejumlah kapal Angkatan Laut Iran dengan senjata lengkap melesat menghampiri dua kapal perusak Angkatan Laut AS.

Dalam sebuah insiden pada hari sebelumnya, tiga kapal Iran melintasi haluan Kapal Tempest dalam tiga kesempatan terpisah sehingga menciptakan kemungkinan bahaya bertabrakan.

"Semua terjadi di perairan internasional di Teluk Persia bagian utara," ujar Urban.

Juru bicara Pentagon, Peter Cook, menegaskan perilaku 'Negeri Para Mullah' itu tidak bisa diterima dan memperingatkan bahwa insiden-insiden seperti itu dengan mudah bisa menimbulkan ketegangan.

Dalam menanggapi insiden itu, Menteri Pertahanan Iran Hossein Dehghan mengatakan pasukan AL mereka hanya menjalankan tugas menjaga wilayah perairan mereka di dekat Teluk Persia.

Itu bukan kali pertama kedua negara bersitegang di laut.

Januari lalu, AL Iran menyergap kapal AS yang memasuki wilayah mereka dan menahan 10 awaknya, meski akhirnya dilepas. (AFP/Hym/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya