Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 11 polisi tewas dan 70 polisi lainnya terluka akibat ledakan bom mobil yang diduga dilakukan kelompok pemberontak Partai Pekerja Kurdi (PKK), Jumat (26/8).
Serangan bom tersebut bersamaan dengan operasi militer Turki terhadap milisi Kurdi di wilayah Suriah.
Bom yang meledak dini hari tersebut menghancurkan markas kepolisian di Kota Cizre yang berada di wilayah timur laut Turki dan sebelah utara daerah perbatasan Suriah serta dekat dengan wilayah barat laut Irak.
Ledakan bom tersebut hanya selang beberapa jam setelah militer Turki menggempur posisi yang dikuasai milisi Kurdi dan berada di dalam wilayah Suriah.
Ankara mengatakan operasi militernya ditujukan untuk menyerang kelompok militan Islamic State (IS) dan kelompok pejuang Kurdi yang melakukan perlawanan terhadap pemerintah Turki.
Bom tersebut menghancurkan gedung markas polisi antihuru-hara yang berlantai empat di Cizre.
Dalam tayangan televisi, tampak asap hitam mengepul ke udara setelah ledakan bom.
Sejumlah gedung yang berdekatan dengan markas polisi juga turut hancur.
Wilayah Kota Cizre kembali dilanda kekerasan antara kelompok yang dilarang di Turki, PKK, dan pasukan pemerintah sejak kesepakatan gencatan senjata tahun lalu dilanggar.
Pascaserangan bom, aparat keamanan Turki langsung memblokade jalan utama menuju Cizre dan menutup jalan dari arah wilayah Provinsi Sirnak.
Aparat keamanan Turki kerap menjadi target serangan bom sejak kesepakatan gencatan pada 2015 dilanggar.
Dalam menanggapi serangan bom tersebut, pemerintah Turki bertekad membalas dendam. Serangan bom bunuh dengan menggunakan truk tersebut sangat diyakini dilakukan milisi Kurdi.
"Kami akan memberi mereka serangan. Itu jawaban yang mereka layak dapatkan," kata Perdana Menteri (PM) Turki Binali Yildirim saat jumpa pers di Istanbul, Turki, kemarin.
"Tidak ada organisasi Turki yang dapat mengepung Turki."
"Ini ialah salah satu dari serangan yang berbahaya yang dilakukan organisasi kelompok teroris PKK. Rakyat kami harus mengerti dan mengetahui bahwa kami melakukan perang besar-besaran terhadap kelompok teroris," jelas Binali Yildirim.
Sejak kelompok separatis PKK mengangkat senjata dan melawan pemerintah pada 1984, lebih dari 40 ribu orang tewas.
Kelompok Kurdi minoritas tersebut menginginkan kemerdekaan dan terpisah dari wilayah kedaulatan Turki.
Sebutan PKK sebagai organisasi teroris bukan hanya diberikan Turki.
Negara-negara Uni Eropa dan Amerika Serikat (AS) telah pula memasukkan PKK sebagai organisasi teroris.
Kemarin, Turki mengirim empat tank lagi ke daerah perbatasan dengan Suriah.
Tank-tank tersebut berada di Karkamis, Turki, yang dekat dengan perbatasan Suriah.
Para aktivis Kurdi menuduh Turki lebih menggempur kelompok Kurdi daripada kelompok IS. (AFP/Drd/I-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved