Singapura Tahan Dua Pria karena Ingin Gabung IS

Basuki Eka Purnama
20/8/2016 17:51
Singapura Tahan Dua Pria karena Ingin Gabung IS
(Ilustrasi---Dok. MI)

SINGAPURA, Jumat (19/8), mengungkapkan telah menahan dua orang berdasarkan Undang-Undang Keamanan Dalam Negeri setelah mengetahui bahwa keduanya akan bertolak ke Suriah untuk bergabung dengan Islamic State (IS).

Rosli bin Hamzah, 50, dan Mohamed Omar bin Mahadi, 33, ditangkap berdasarkan Undang-Undang yang mengizinkan warga negara ditahan tanpa diadili.

Kementerian Dalam Negeri Singapura mengatakan Rosli yang bekerja sebagai pencuci mobil yakin bahwa militan IS berjuang untuk Islam dan aksi mereka memenggal 'musuh' Islam dibenarkan.

"Dia ingin bertolak ke Suriah untuk berjuang bersama IS," ungkap pernyataan resmi Kementerian Dalam Negeri Singapura.

Adapun Omar yang merupakan pengemudi truk pengangkut sampah telah melakukan persiapan bersama istri dan anaknya untuk bertolak ke Suriah dan bergabung dengan IS.

"Dia siap tewas sebagai martir," kata Kementerian Dalam Negeri Singapura.

Singapura yang merupakan sekutu Amerika Serikat di kawasan Asia Tenggara dikabarkan tengah menjadi sasaran IS. (AFP/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya