Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
BEREDAR luasnya video dan foto bocah berusia 5 tahun yang berhasil selamat dalam kondisi berdebu dan berdarah dari puing-puing bangunan akibat serangan udara militer Presiden Bashar al-Assad dibantu militer Rusia, di Kota Qaterji, sebelah utara Kota Allepo membuat militer Rusia berubah sikap.
Mereka menyatakan siap melakukan gencatan senjata di Kota Allepo, selama 48 jam mendatang.
Keputusan itu juga diambil setelah muncul imbauan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Uni Eropa untuk mengizinkan pengiriman bantuan kemanusiaan ke wilayah konflik tersebut.
Dalam pernyataan mereka, PBB mengaku mengalami kesulitan untuk memasok bantuan kemanusiaan ke Allepo di tengah serangan yang terus dilakukan pasukan pemerintah dan Rusia.
Sebelum foto itu menyebar dan kemudian menuai simpati dunia internasional, perwakilan PBB di Suriah, Staffan de Mistura, menghentikan rapat terkait dengan Suriah padahal baru dimulai selama 8 menit.
De Mistura mengatakan tidak ada gunanya menggelar rapat jika tidak ada kepastian kapan bantuan kemanusiaan bisa disalurkan.
PBB, kata dia, berharap ada gencatan senjata, sehingga bantuan kemanusiaan bisa disalurkan, terutama di kantong-kantong penduduk sipil yang terkepung karena peperangan.
Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Mayor Jenderal Igor Konashenkov mengatakan, dengan kesiapan gencatan senjata itu, Rusia akan kembali mengerahkan konvoi bantuan ke wilayah yang dikuasai pemberontak Suriah maupun wilayah yang dikuasai pemerintah.
Ia mengatakan Rusia siap mendukung pengiriman bantuan tersebut mulai pekan depan.
Sementara itu, di Washington, juru bicara Departemen Luar Negeri John Kirby mengatakan AS menyambut baik setiap tawaran Rusia itu.
"Sangat penting bagi Rusia untuk bekerja sama dengan kami, yang jika sepenuhnya dilaksanakan dengan iktikad baik, dapat memungkinkan penghentian konflik di seluruh negeri," kata Kirby.
Beredar Luas
Dalam foto yang beredar luas di media sosial, anak yang diketahui bernama Omran Daqneesh itu tampak diam tertegun dengan tatapan kosong. Wajahnya penuh debu dan darah.
Tampak dalam foto dan video yang diunggah aktivis Suriah itu, bocah malang tersebut didudukkan di mobil ambulans seusai ditarik dari puing-puing bangunan di Aleppo yang hancur oleh serangan udara Suriah.
Bocah cilik itu kemudian dibawa ke rumah sakit M10 di Suriah pada Rabu malam.
Menurut dokter rumah sakit, Osama Abu al-Ezz, Omran menderita luka pada bagian kepala, tetapi beruntung tidak mengalami cedera pada bagian otak.
Setidaknya 8 orang tewas dalam serangan itu, termasuk 5 anak.
Wartawan foto, Mahmoud Raslan, yang mengabadikan foto-foto dramatis itu, mengatakan sebelum menemui bocah malang itu, dia sempat melewati tiga mayat lainnya.
Pada saat itu juga, dia bersama petugas penyelamat bergegas membawa Omran naik ke ambulans.
Seorang perawat yang menangani Omran, Mahmoud Abu Rajab, mengatakan, ia dalam keadaan linglung.
"Seolah-olah dia sedang tidur. Tidak sadar," katanya.
Omran bersama tiga saudaranya yang lain dan juga kedua orangtuanya selamat dari reruntuhan bangunan akibat serangan militer tersebut.
(AP/Ths/I-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved