Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA bom mobil meledak di dua kantor polisi yang berbeda di wilayah timur Turki. Serangan bom itu menewaskan enam orang dan melukai hampir 200 orang lainnya. Bom mobil pertama meledak pada Rabu (17/8) malam waktu setempat. Bom tersebut merenggut tiga orang termasuk dua polisi dan satu penduduk sipil. Ledakan juga melukai sedikitnya 73 orang termasuk 20 polisi. Kurang dari 24 jam, sebuah bom juga meledak di dekat kantor pusat polisi di Kota Elazig. Ledakan itu menewaskan tiga polisi dan melukai 120 orang lainnya pada Kamis (18/8). Wakil Wali Kota Elazig, Mahmut Varol, kepada siaran televisi Haber Turk mengatakan bahwa ledakan kedua terjadi di kantor pusat kepolisian dan menyebabkan mobil-mobil yang terparkir di sana terbakar. Siaran televisi Turki menunjukkan sejumlah mobil terbalik akibat ledakan. Pascaledakan, tampak kerusakan parah yang terjadi dengan kepulan besar asap hitam dari bangunan empat lantai kantor pusat tersebut.
Elazig ialah benteng dari kalangan konservatif nasionalis. Di kota itu tidak pernah terjadi kekerasan sejak kelompok separatis Kurdi melakukan perlawanan terhadap pemerintah Presiden Recep Tayyip Erdogan. Sejauh ini, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas dua serangan bom tersebut. Namun, Menteri Pertahanan Turki Fikri Isik menuduh dan meyakini serangan dilakukan kelompok Partai Pekerja Kurdi (PKK). "Kami akan menggagalkan PKK seperti kami menggagalkan Organisasi Teror Fethullah (FETO)," ujar Isik mengacu pada Fethullah Gulen yang dituduh sebagai dalang kudeta gagal bulan lalu. PKK telah meningkatkan serangan dalam beberapa minggu ini terutama setelah upaya kudeta oleh militer untuk menggulingkan Presiden Recep Tayyip Erdogan gagal. Pada Senin (15/8) lalu, serangan bom mobil juga terjadi di kantor polisi lalu lintas. Serangan yang dengan target aparat keamanan itu menewaskan delapan orang termasuk lima polisi dan tiga penduduk sipil. Sebanyak lebih dari 40 ribu orang telah tewas sejak PKK yang dideskripsikan sebagai kelompok teroris oleh Turki, Uni Eropa, dan Amerika Serikat memulai pemberontakan pada 1984.
Operasi besar-besaran
Kepolisian Turki kamis (18/8) meluncurkan operasi besar-besaran dengan menargetkan tempat usaha yang diduga membiayai kegiatan Gulen. Pihak kejaksaan telah me-ngeluarkan surat penangkapan untuk 187 orang termasuk beberapa pemimpin perusahaan sebagai bagian dari operasi tersebut. Menurut CNN, sekitar 1.000 polisi terlibat dalam operasi di 204 alamat di wilayah 18 provinsi. Dalam operasi itu polisi melakukan penggeledahan sekitar 100 tempat di beberapa distrik di Istanbul. Penggeledahan itu menargetkan perusahaan besar, seperti Aydinli Group, Eroglu Holding, dan Gulluoglu Baklava. Presiden Konfede-rasi Pengusaha dan Industrialis (Tuskon), Rizanur Meral, ialah salah seorang yang diburu aparat kepolisian. (AFP/AP/CNN/I-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved