Mahasiswi yang Ditahan di Turki belum Jelas

(Ire/I-1)
19/8/2016 03:25
Mahasiswi yang Ditahan di Turki belum Jelas
(ANTARA FOTO/Teresia May)

JURU bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Indonesia, Arrmanatha Nasir, mengatakan dua mahasiswi Indonesia yang kabarnya ditahan aparat pemerintah Turki di Kota Bursa masih dalam proses penyelidikan. "KBRI Ankara sudah berusaha bertemu dengan dua mahasiswi yang sampai saat ini dalam proses investigasi intensif, sejauh mana mereka terlibat atau dicurigai," tuturnya dalam media briefing di Kantor Kemenlu RI, Jakarta, kamis (18/8).

Pihak Kemenlu melalui KBRI Ankara juga sudah menyampaikan ke otoritas Turki bahwa mereka sudah menyiapkan dua pengacara untuk memberi bantuan hukum kepada dua mahasiswi tersebut. "Namun, izin belum dapat diberikan karena proses investigasi masih berlangsung," kata Nasir. Menurutnya, hingga saat ini belum ada informasi atau indikasi keterlibatan dua mahasiswi itu dalam kelompok Fethullah Gulen, ulama Turki yang diduga menjadi dalang percobaan kudeta beberapa waktu lalu. "Mereka berdua itu kan hanya menerima beasiswa dari yayasan Gulen atau Hizmet," sahutnya.

Terkait itu, kata Nasir, Kemenlu telah memanggil Duta Besar Turki untuk Indonesia guna mendapatkan penjelasan dan perlindungan lebih lanjut mengenai kabar penahanan dua mahasiswi tersebut. Sementara itu, Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia di Turki, Azwir Nazar, enggan memberi konfirmasi lebih lanjut mengenai penangkapan dua mahasiswi Indonesia dan menyerahkannya ke KBRI Ankara dan KJRI Istanbul karena Kota Bursa masuk wilayah kerja KJRI Istanbul. Saat dimintai konfirmasi, Pelaksana Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Ankara, Dyah Lestari Asmarani, pun tidak merespons.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya