Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEDIKITNYA 18 ribu orang meninggal dunia di dalam penjara di Suriah sejak awal konflik negara itu terjadi pada 2011. Data itu dirilis Amnesty International, Kamis (18/8). Selain menyebutkan ribuan orang meninggal dunia, laporan itu juga menjelaskan adanya penyiksaan terhadap para tahanan, termasuk pemerkosaan dan penyiksaan fisik. Laporan itu diperoleh berdasarkan wawancara dengan 65 korban penyiksaan yang menceritakan secara detail perlakuan aparat yang sistematis, termasuk pemerkosaan dan pemukulan yang dilakukan sipir penjara. Seorang korban kekerasan menceritakan dia dipukul dengan menggunakan batang logam dan kabel listrik saat awal masuk penjara. "Mereka memperlakukan kami seperti binatang. Mereka perlakukan sangat tidak manusiawi," kata Samer, seorang pengacara dari Hama, salah satu di antara mereka yang diwawancarai. "Saya bahkan pernah melihat darah mengalir, seperti sungai. Saya tidak pernah membayangkan manusia akan diperlakukan sampai serendah ini."
Menurut laporan itu, tahanan yang baru masuk biasanya dikenai pemeriksaan keamanan. Saat itulah para tahan perempuan biasanya sering mendapat perlakuan kekerasan seksual dari para petugas. Seorang tahanan, Ziad (bukan nama sebenarnya), menggambarkan tujuh orang rekannya tewas dalam satu hari. "Kalau sudah begitu, para petugas mulai menendang mereka untuk melihat siapa yang masih hidup dan siapa yang sudah mati," katanya. Tahanan lainnya menceritakan mereka dicambuk.
Tak hanya itu, mereka bahkan tidak diberi kesempatan untuk mendapatkan perawatan medis apabila sakit atau terluka. "Selama beberapa tahun, pasukan pemerintah Suriah telah menggunakan penyiksaan sebagai sarana untuk menghancurkan lawan-lawan mereka," kata Philip Luther, Direktur Amnesty International untuk Timur Tengah dan Afrika Utara. "Hari ini sedang dilakukan secara sistematis dan meluas upaya untuk membongkar siapa saja yang dicurigai menentang pemerintah," tegasnya. Sebuah laporan hak asasi manusia PBB pada Februari lalu telah menuduh pemerintah Suriah melakukan kebijakan pemusnahan manusia dan mengatakan kedua belah pihak yang bertikai sedang melakukan kejahatan perang karena telah membunuh warga sipil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved