Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PIMPINAN Partai Republik tampaknya sudah sangat gerah dengan kandidat mereka, Donald Trump. Bahkan, mereka mulai secara terbuka tidak mendukung Trump untuk mencegah kemungkinan-kemungkinan yang bakal merugikan partai tersebut di kemudian hari. Mereka sangat marah akibat politik pecah belah yang dilakukan Trump. "Berdasarkan catatan kampanyenya, tidak ada kesempatan dia akan menang," kata Sara Fagen, direktur politik mantan presiden George W Bush. "Dia telah kehilangan orang-orang yang tidak bisa lagi kembali." Para tokoh Partai Republik yang telah sekian lama berkomitmen untuk konsisten mendukung calon yang mereka nominasikan maju ke Gedung Putih kini memiliki keyakinan bahwa harapan untuk meraih kemenangan sudah pupus. Beberapa tokoh Partai Republik, termasuk setidaknya enam mantan anggota kongres dan lebih dari 20 mantan staf di komite nasional partai itu, telah menandatangani surat untuk meminta ketua partai, Reince Priebus, berhenti membantu kampanye Trump. Mereka menyebut Trump sebagai ancaman bagi partai dan bangsa Amerika.
Surat itu mengikuti gelombang pembelotan terbaru dari pejabat terpilih Republik dan mereka bersumpah untuk tidak pernah mendukung Trump. Mereka ingin pemimpin partai mengakui bahwa impian menuju Gedung Putih hanya akan membuang-buang waktu dan uang. "Mereka akan melakukannya cepat atau lambat. Mereka mungkin juga melakukannya lebih cepat supaya memiliki dampak yang lebih," kata seorang mantan Republikan asal Minnesota, Vin Weber, yang juga ikut menandatangani surat desakan kepada Priebus.
Meski demikian, sebagian loyalis miliar-der properti itu mengatakan masih cukup waktu untuk bisa mengubah keadaan guna merebut dukungan pemilih. Para pendukung Trump cenderung menyalahkan media yang telah membangun persepsi buruk terhadap kandidat mereka. "Terus terang, banyak hal selama seminggu terakhir... sedang terdistorsi," kata ketua kampanye Trump, Paul Manafort. Dalam sepekan terakhir, kata dia, Trump telah menunjukkan beberapa perbaikan kecil. Dia disebutkan telah berhenti mengkritik keluarga muslim seorang prajurit AS yang tewas di Irak yang sempat membuat keluarga para veteran AS tersinggung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved