Trump Berbohong soal Penitipan Anak

13/8/2016 00:30
Trump Berbohong soal Penitipan Anak
(AFP)

PEKAN ini calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Donald Trump, bersumpah untuk membuat layanan penitipan anak lebih mudah diakses dan dijangkau.

Pernyataan terkait penitip-an anak telah dilontarkan Trump untuk kedua kalinya.

Isu dalam kampanye Trump menuju Gedung Putih itu telah memengaruhi jutaan para pekerja AS yang memiliki anak kecil.

Pertama kali Trump membahas isu itu beberapa bulan lalu di Iowa.

Ia menyebut keberhasilannya sebagai pebisnis.

Pengusaha realestat itu juga menegaskan telah menyediakan layanan penitipan anak untuk para pekerjanya.

"Kalian tahu, itu tidak mahal untuk sebuah perusahaan melakukan hal tersebut (penitipan anak). Hanya butuh satu atau dua orang dan beberapa mainan serta ayunan. Itu bukan hal yang mahal. Saya melakukan semua itu dan mendapat orang-orang hebat karena itu sebab itu adalah masalah bagi banyak perusahaan lain," ujar Trump di Newton, Iowa, pada November 2015.

Saat itu Trump menyebutkan dua program penitipan anak bernama Trump Kids dan Trumpeteers.

Penitipan tersebut untuk para pegawainya yang bekerja terutama di hotel dan klub milik miliader tersebut.

Namun, ternyata tidak ada bukti bahwa program itu benar adanya.

Dua program yang disebut Trump ternyata hanya diperuntukkan anak pelanggan hotel dan klub golf milik Trump.

Tempat penitipan anak itu bukan untuk anak para pegawai hotel dan klub.

Program Trump Kids dijelaskan dalam situs Trump Hotel Collection sebagai program spesial yang didesain untuk membantu liburan keluarga dan hiburan yang menyenangkan dengan fasilitas koktail, buku mewarnai, dan fasilitas.

Program lainnya, Trumpeteer, digambarkan dalam situs Trump National Golf Club sebagai program untuk anak-anak kecil berusia 3-12 tahun.

Fasilitas itu menawarkan penitipan anak siang dan malam, buletin bulanan, dan acara mingguan.

Para pegawai Trump tampak kebingunan ketika ditanya tentang penitipan anak.

Mereka juga secara terang-terangan menjelaskan dua program tersebut hanya untuk anggota dan para tamu.

"Tidak, tidak ada penitipan anak," ujar Maria Jaramillo, 36, seorang pegawai di Hotel Internasional Trump di Las Vegas.

Jaramillo, ibu dengan empat anak, telah bekerja di hotel milik Trump selama hampir sembilan tahun.

Sementara itu, lebih dari 70 anggota Partai Republik termasuk mantan anggota Kongres menandatangani surat yang berisikan desakan untuk berhenti membantu kampanye Trump. (AP/BBC/Ihs/I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya