Siswi Inggris yang Bergabung dengan IS Tewas dalam Serangan Udara Rusia

Arga Sumantri
12/8/2016 10:23
Siswi Inggris yang Bergabung dengan IS Tewas dalam Serangan Udara Rusia
(Seorang pejuang Islamic State terlibat bentrok dengan Pasukan Demokratik Suriah Kurdi. -- AP Photo)

SEORANG siswi asal Inggris yang melarikan diri untuk bergabung dengan Islamic State (IS) di Suriah dilaporkan tewas akibat serangan udara di Raqqa. Siswi tersebut diketahui bernama Kadiza Sultana.

Gadis berusia 17 tahun itu diduga tewas usai pesawat milik Rusia melakukan serangan udara. Kadiza dikabarkan tewas saat berada di dalam tempat tinggalnya.

"Kami tidak mengharapkan dengan cara ini. Tapi setidaknya kita tahu dia di tempat yang lebih baik," kata adik Kadiza, Halima Khanom, seperti dilansir Mail Online, Jumat (12/8).

Televisi Britania Raya, ITV, menyebutkan kalau Kadiza merupakan satu dari tiga siswi dari Bethnal Green yang kabur dari rumah dan pergi ke Suriah untuk bergabung dengan IS. Dia kedapatan diam-diam pergi ke Suriah melalui Turki pada Maret 2015.

Maret 2015, gambar rekaman kamera pengintai di Istanbul, Turki menampilkan tiga siswi Inggris yang diyakini akan melakukan perjalan ke Suriah. Tiga gadis itu, diduga dalam perjalanan untuk bergabung dengan IS.

Diketahui para siswi itu bernama Shamima Begum, Amira Abase, 15, dan Kadiza Sultana, (saat itu masih 16 tahun). Mereka terbang dari London ke Istanbul pada 17 Februari lalu. Rekaman CCTV menunjukan mereka sedang menunggu bus di teminal Bayrampasa, Turki selama 18 jam. (MTVN/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya