Perempuan 16 Tahun Jadi Admin Grup Teror Prancis

LB Ciputri Hutabarat
11/8/2016 10:08
Perempuan 16 Tahun Jadi Admin Grup Teror Prancis
(AFP PHOTO / PASCAL PAVANI)

SEORANG perempuan berumur 16 tahun diinvestigasi aparat penegak hukum Prancis. Ia menjadi terdakwa karena turut andil merencanakan penyerangan jihad menggunakan Telegram.

Perempuan yang namanya belum dirilis tersebut diketahui tidak memiliki catatan kriminal. Pasukan antiteror Perancis mendatangi rumahnya di Paris. Dalam penangkapan itu, tidak ditemukan alat peledak maupun senjata api di rumah keluarga gadis tersebut tepatnya di Melun, Prancis.

Dalam dugaan teror, gadis tersebut merupakan administrator grup sebuah aplikasi pesan singkat yang dikunci. Aplikasi disebut membahas tentang sebuah penyerangan.

"Tim investigasi menerangkan perempuan tersebut sudah sangat radikal dan menjadi admin percakapan grup yang memiliki pemahaman Islamic State (IS)," kata perwakilan Jaksa Laure Vermeersch seperti dilansir BBC, Rabu (10/8).

Aplikasi tersebut juga pernah digunakan seorang pria yang membunuh seorang pemuka agama di Normandy, akhir bulan lalu.

Dalam penyelidikan, tim investigasi mengamati perilaku dan menembus pelayanan kemanan percakapan grup gadis tersebut. Mereka melihat ada beberapa member yang mendiskusikan yang biasa dikenal dengan propaganda IS.

"Dia menyampaikan beberapa propaganda grup IS untuk meminta penyerangan. Dia juga menyampaikan keingiannya untuk ambil bagian dalam penyerangan tersebut," kata seorang sumber kepada AFP.

Pada 26 Juli lalu, dua orang pria berumur 19 tahun menggemparkan sebuah gereja di Saint Etienne du Rouvray, Prancis. Mereka menyembelih seorang pendeta sampai akhirnya keduanya tewas dibunuh polisi.

Pelaku yang tersisa menerangkan telah mengirim pesan melalui Telegram sebelum dia melakukan penyerangan. Prancis sedang dalam status waspada menghadapi Jihad. Sedikitnya 130 orang terbunuh sejak November lalu. (MTVN/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya