Wabah Campak Tewaskan 30 Orang di Myanmar

Basuki Eka Purnama
06/8/2016 15:02
Wabah Campak Tewaskan 30 Orang di Myanmar
(AFP)

OTORITAS kesehatan Myanmar mengonfirmasi bahwa wabah campak adalah penyebab kematian lebih dari 30 orang, mayoritas anak-anak di kawasan terpencil negara Asia Tenggara itu.

Wabah itu terjadi di daerah terpencil di kawasan Sagaing, Myanmar utara. Kawasan itu merupakan kawasan gunung yang berbatasan dengan India dan dihuni warga dari Suku Naga.

Kematian mulai terjadi pada Juni dan menggarisbawahi rentannya populasi terpencil di Myanmar dimana kesehatan tidak pernah diprioritaskan selama pemerintahan junta militer.

Itu adalah salah satu masalah warisan yang harus dihadapi pemerintahan sipil pimpinan partai Aung San Suu Kyi.

Than Tun Aung, wakil direktur jenderal departemen pengendalian penyakit di kementerian kesehatan Myanmar mengatakan bahwa hasil pemeriksaan sampel yang diambil dari Kota Lahal, kota dimana paling banyak korban tewas, positif campak.

"Wabah itu benar campak. Jadi kami mengirimkan lebih banyak anggota serta bekerja sama dengan dokter serta militer untuk mengatasi masalah itu," ujarnya.

Sebelumnya, perwakilan Suku Naga menuding pemerintah pusat terlalu lambat mengatasi wabah itu. (AFP/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya