KEBAKARAN hutan terjadi tak terkendali dan api melalap habis sejumlah wilayah yang kering di California, Amerika Serikat, hingga kemarin, memaksa warga untuk buru-buru mengevakuasi dan menutup jalan raya. "Sebanyak 21 kebakaran besar, kebanyakan dipicu sambaran petir, di California Utara. Sekitar 9.000 petugas pemadam kebakaran didukung helikopter dan truk pemadam dikerahkan untuk memadamkan api," kata Daniel Berlant, juru bicara Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran.
Berlant memperingatkan bahaya yang akan terus berlanjut sepanjang akhir pekan karena akan ada badai tambahan. Berlant mengungkapkan perhatian khusus ditujukan pada Lake County, sebelah barat laut Sacramento. Puluhan rumah dan bangunan di Lake County, termasuk Hutan Nasional Mendocino, telah hancur dan diperkirakan 6.000 struktur berada dalam ancaman besar.
Kebakaran juga disebut meluas hingga 10 ribu hektare dan baru 5% dapat ditangani. Akibat kebakaran tersebut, Gubernur Jerry Brown mengumumkan keadaan darurat untuk California dan mengaktifkan Pasukan Nasional di California untuk membantu pemulihan bencana. Para saksi mata menggambarkan kebakaran hebat itu dengan mengatakan asap tebal membuat siang hari amat gelap bagaikan malam.
Api juga melahap hutan. Kendaraan-kendaraan warga yang tidak sempat dievakuasi pun terbakar habis. Kepala otoritas pemadam kebakaran California mengatakan ada seribuan sambaran petir sejak Kamis (30/7) malam. Kejadian itulah yang disebutnya memicu beberapa ratus kebakaran hutan berskala kecil. Insiden kebakaran hutan itu menewaskan seorang petugas pemadam kebakaran.
Selain itu, api membakar puluhan rumah dan memaksa ribuan orang mengungsi, sedangkan tim pemadam kebakaran terus berupaya memadamkan api dari udara dan darat. Kapten David Ruhl, dari South Dakota, tewas saat berusaha menjinakkan api yang bergerak cepat pada Kamis (30/7) di Hutan Nasional Modoc, Oregon. Tubuhnya ditemukan pada Jumat (31/7).