BURSA saham Yunani dibuka kembali kemarin setelah tidak beroperasi selama lima pekan akibat krisis utang dan kontrol kapital. Pembukaan kembali pasar saham terjadi setelah auditor senior Uni Eropa dan Dana Moneter Internasional (IMF) mengadakan pertemuan pertama mereka dengan para menteri Yunani untuk menyelesaikan bailout baru bagi negara itu.
Nilai dana talangan baru bagi 'Negeri para Dewa' itu bisa mencapai 86 miliar euro. Transasksi terakhir di bursa saham Yunani terjadi pada 26 Juni, beberapa jam sebelum Perdana Menteri Alexis Tsipras mengumumkan referendum.
Dalam pembukaan bursa pada Senin (3/8) pagi waktu setempat atau pukul 14.30 WIB itu, indeks saham utama Athena, ATHEX, mengalami penurunan sebesar 22,87% atau bertengger di 615,72 point. Dengan angka itu berarti turun sekitar 182,36 poin sejak penutupan pada 26 Juni.
Empat institusi pemberi pinjaman utama nasional, yaitu Piraeus Bank, National Bank, Alpha Bank, dan Eurobank, mengalami penurunan paling besar yakni masing-masing 30%, atau maksimum yang diperbolehkan. Bank-bank itu mencakup sekitar seperlima dari komposisi indeks.
Pada perdagangan tengah hari penurunan hampir 20% dan para analis mencatat bahwa situasi bisa memburuk sebelum pasar menyelaraskan diri.
"Situasi di pasar ekuitas Yunani harus mengalami sesuatu yang lebih buruk sebelum menjadi lebih baik," kata Luca Paolini, kepala strategi Pictet Asset Management di London, Inggris.
"Ada risiko-risiko kritis untuk diselesaikan."
Lepas saham Para investor melepas tanpa syarat saham mereka pada semua perusahaan Yunani papan atas, termasuk perusahaan gim raksasa OPAP, penyedia listrik utama PPC, operator telekomunikasi OTE, dan perusahaan penyuling terkemuka Helpe.
Akibat aksi lepas saham itu, perusahaan-perusahaan tersebut juga mengalami penurunan saham sebesar 20% dan 30%. "Tentu, saat tekanan, diharapkan pasar tidak akan gagal untuk merespons shutdown yang luas seperti itu," ujar Constantine Botopoulos, kepala komisi pasar modal, kepada radio Skai menjelang pembukaan.
Para pengamat mengatakan sepatutnya para pelaku pasar dan perusahaan tidak harus terbawa efek tersebut.
"Kita harus menunggu sampai akhir minggu untuk melihat bagaimana pembukaan kembali mampu ditangani dengan lebih tenang. Kami tidak mengharapkan sesuatu yang berbeda saat ini," kata analis Manos Hatzidakis dari Beta Securities.
Bursa saham beroperasi seperti biasa untuk investor asing, tetapi para pedagang lokal menghadapi batas transaksi sebagai bagian dari kontrol modal yang dikenakan oleh pemerintah bulan lalu.
Sebagai akibat dari pembatasan yang diberlakukan pemerintah, investor Yunani tidak bisa membeli sekuritas dengan uang dari rekening bank mereka di Yunani.
Namun, mereka dimungkinkan untuk menggunakan rekening bank asing atau melakukan transaksi tunai. Para pemberi pinjaman negara berada dalam posisi rentan karena arus keluar miliaran euro dari deposito selama enam bulan terakhir.
Sekitar 40 miliar euro telah ditarik dari bank-bank Yunani sejak Desember, menurut asosiasi bank negara itu, di tengah kekhawatiran atas nasib ekonomi Yunani. (AFP/BBC/I-2)