Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA bis yang membawa 22 orang terjun bebas ke sungai berarus deras di India timur setelah jembatan yang sedang dilintasi runtuh akibat hujan deras beberapa hari terakhir. Demikian pernyataan pemerintah, Rabu (3/8).
Tim penyelamat segera mendatangi jembatan di selatan ibukota keuangan Mumbai itu untuk mencari korban yang tersapu pada Selasa (2/8) malam. Tayangan televisi menunjukkan potongan besar dari jembatan era koloni Inggris yang jatuh ke hujan deras Sungai Savitri.
"22 orang dari dua bis hilang setelah jembatan 50 kaki (15 meter) runtuh," ujar polisi pengawas distrik Raigad (tempat kecelakaan terjadi) Sanjay Patil. Jembatan berada di antara sungai sepanjang jalan utama yang meghubungkan Mumbai dengan negara wisata Goa.
Petugas darurat berbekal alat-alat spesialis menyelam telah menyisir sungai mencari orang hilang dan menyelamatkannya. Akan tetapi belum seorang pun diselamatkan, seperti dikatakan kepala manajemen bencana India.
"Sesuai informasi awal, beberapa kendaraan dan orang telah terbawa arus. Tim kami bergegas ke lokasi," tutur Kepala Pasukan Tanggap Bencana Nasional India, OP Singh. Tayangan televisi juga menunjukkan sebuah helikopter terbang di atas sungai mencari yang selamat.
Kepala Menteri Maharashtra, Devendra Fadnavis menyatakan jembatan runtuh setelah diserang oleh sungai yang meluap. "Alasan utamanya mungkin tingginya tekanan dari Sungai Savitri yang meluap akibat hujan deras yang terlihat di Mahabaleshwar," kicaunya di Twitter.
Kecelakaan itu menambah sederetan kecelakaan mematikan di India karena penegakkan aturan lemah dan seringnya penggunaan bahan standar. Pada April lalu, jalan layang yang rusak jatuh di timur Kota Kolkata, menewaskan 26 orang.
Puluhan orang meninggal setiap harinya akibat banjir dan tanah longsor dalam musim hujan tahunan di India serta di negara-negara tetangganya yakni Nepal dan Bangladesh. (AFP/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved