Pelengseran Maduro kian Terbuka

(AFP/Hym/I-2)
03/8/2016 04:10
Pelengseran Maduro kian Terbuka
(AFP/JUAN BARRETO)

PIHAK oposisi Venezuela mendapat lampu hijau, Senin (1/8) waktu setempat, untuk melanjutkan upaya memakzulkan Presiden Nicolas Maduro melalui referendum. Namun, upaya itu tetap masih sulit dan panjang untuk dilaksanakan sesuai dengan syarat yang ditetapkan konstitusi. Dewan Pemilihan Nasional (CNE) mengatakan oposisi telah mengumpulkan 200 ribu tanda tangan sah dalam petisi ‘menyeret’ Maduro untuk menghadapi referendum. Jumlah itu hampir dua kali lipat dari persyaratan yang ditentukan. Sejauh ini, proses lanjutan untuk penetapan tanggal petisi atau referendum belum dilakukan. Kelompok oposisi harus mengumpulkan empat juta tanda tangan dalam tiga hari. Ketua CNE Tibisay Lucena mengatakan pihak berwenang telah mendeteksi lebih dari 1.000 tanda tangan palsu. Oposisi menyalahkan Maduro atas kehancuranekonomi Venezuela yang membuat penipisan stok kebutuhan pangan, hiperinflasi, ke kerasan, dan penjarahan meletus di Ve nezuela. Padahal, negara itu memiliki cadangan minyak terbesar di dunia. Kalangan anti-Maduro berusaha agar referen dum bisa terlaksana 10 Januari 2017 sebagai jalan untuk pemilu baru. Sebuah jajak pendapat terbaru menunjukkan 64% dari warga Venezuela mengatakan akan memberikan hak pilih untuk melengserkan Maduro. (AFP/Hym/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya