Wali Kota di Meksiko Terlibat Pembunuhan

(AFP/Ths/I-1)
03/8/2016 03:20
Wali Kota di Meksiko Terlibat Pembunuhan
(AFP / Pedro Pardo)

SEORANG wali kota di Negara Bagian Michoacan, Meksiko, dan empat petugas polisi se­tempat ditangkap terkait pembunuhan. Jaksa agung setempat, Jose Martin Godoy, mengatakan sang wali kota diduga menjadi orang yang memerintahkan pembunuhan tersebut. Dia ditangkap guna kepentingan pemeriksaan. Sementara itu, empat polisi itu diduga sebagai eksekutor. Sebanyak 10 orang ditemukan di sebuah mobil pikap yang terbakar di negara bagian di barat Michoacan, pada Sabtu pekan lalu, tepatnya di Kota Alvaro Obregon. Pihak berwenang awalnya meyakini bahwa kendaraan tersebut meledak karena para korban diduga melakukan pencurian bahan bakar. Dugaan itu didasari profil demografi wilayah tersebut yang dikenal sebagai hunian para pelaku pencurian bensin.

Gubernur Michoacan, Silvano Aureoles, sebelumnya mengatakan bahwa bawahannya ditahan terkait dengna proses penyelidikan. “Penyelidikan ini memperkuat hipotesis keterlibatan pejabat kota,” kata Aureoles kepada wartawan. Dia juga menambahkan bahwa ada juga beberapa tuduhan langsung terkait dengan keterlibatan sang wali kota. Jaksa Godoy mengatakan, berdasarkan hasil penyelidik­an awal, polisi diketahui menjemput sekelompok orang di sebuah toko di Kota Cuitzeo, Negara Bagian Michoacan dan memaksa mereka memasuki mobil pikap merah. Tindakan polisi itu dilakukan atas perintah wali kota setempat, Juan Carlos Arreygue. Para saksi mengatakan sang wali kota juga memerintahkan polisi untuk menahan mereka.

Keesokan harinya, ke-10 orang itu ditemukan tewas dengan tubuh terbakar. Kata Godoy, salah satu dari mereka yang tewas itu memiliki permasalahan pribadi dengan sang wali kota. “Setelah penangkapan, di bawah instruksi wali kota, mereka diamankan,” kata seorang saksi yang enggan namanya disebutkan. Di Meksiko, kejahatan terkait dengan narkoba kerap kali terjadi. Dalam sepekan terakhir, setidaknya lebih dari 20 orang tewas di tiga negara bagian terkait dengan peredaran obat bius. Dari jumlah tersebut, 11 orang ditemukan tewas dalam satu hari yang sama di Acapulco. Selain itu, dua orang lainnya dilaporkan ditembak mati dalam insiden terpisah di kota yang sama. (AFP/Ths/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya