Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PENJUALAN Konstitusi Amerika Serikat versi buku saku meroket setelah seorang ayah personel militer AS Muslim yang tewas saat bertugas mengeluarkan buku itu saat mengecam Donald Trump.
Khizr Khan, pengacara lulusan Harvard yang putranya meninggal pada 2004 dalam sebuah serangan bom di Irak mengonfrontasi Trump saat berbicara di Konvensi Nasional Partai Demokrat.
Di daftar best seller Amazon, buku saku Konstitusi AS menduduki posisi kedua di belakang Harry Potter and the Cursed Child. Adapun di kategori buku sejarah, buku saku itu menduduki posisi teratas.
Buku saku setebal 52 halaman itu dijual seharga US$1 di Amazon tampaknya berbeda dari edisi yang dikeluarkan Khan saat berbicara di Konvensi Nasional Partai Demokrat pada pekan lalu.
Penerbit edisi lain, Konstitusi AS dan Fakta Menarik Mengenainya mengaku bahwa buku mereka terjual habis, kejadian pertama dalam tempo 23 tahun.
"Hari ini adalah hari tersibuk kami," ungkap Keir Walton, Presiden dari perusahaan penerbit Oak Hill Publishing Company, Chicago.
"Ini adalah kali pertama saya melihatnya dalam tempo 23 tahun," imbuhnya.
Walton mengaku dia telah menggelontorkan 150 ribu etakan baru untuk menyetok ulang. Dia mengaku 100% yakin melonjaknya penjualan itu akibat penampilan Khan di Konvensi Nasional Partai Demokrat.
Trump, Senin (1/8), melancarkan serangan kepada keluarga Khan saat keluarga personel militer AS yang gugur di medan perang menuntut miliarder ity minta maaf.
Adapun sejumlah tokoh Partai Republik juga mengkritik Trump karena menyerang ayah dan ibu dari prajurit AS yang tewas di medan perang itu.
Khan, seorang imigran asal Pakistan, Kamis (28/7), berdiri bersama istrinya menuding Trump mencoreng wajah warga muslim AS yang patriotik.
Khan mengatakan jika keinginan Trump terwujud maka putranya, Kapten Humayun Khan tidak pernah bisa tinggal di AS.
"Anda meminta warga AS memercayai Anda dengan masa depan mereka. Saya bertanya kepada Anda, pernahkan Anda membaca Konstitusi AS?" tanya Khan sembari mengeluarkan buku saku Konstitusi AS.
"Saya dengan senang hati meminjamkan buku saya ini!" seru Khan sembari menuntut Trump membaca pasal 14 yang menjamin perlindungan setara di depan hukum.
Pascapenampilan Khan, pencarian kata 'pendaftaran pemilih' naik di mesin pencari Google. (AFP/OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved