Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
FETHULLAH Gulen menyatakan mungkin saja para pendukungnya terlibat dalam peercobaan kudeta militer di Turki beberapa waktu lalu. Namun, tokoh ulama Turki tersebut membantah dirinya terlibat dalam kudeta militer yang gagal tersebut.
Penegasan itu dinyatakan Gulen dalam wawancara dengan CNN yang ditayangkan, Minggu (31/7). "Mungkin ada dari beberapa dari mereka (pelaku kudeta) yang bersimpati (kepada Gulen)," jelasnya.
Gulen merupakan tokoh yang dituduh Presiden Recep Tayyip Erdogan sebagai dalang percobaan kudeta tersebut. Gulen yang disebut sebagai tokoh politik pesaing Erdogan merupaan pemimpin gerakan yang dikenal dengan sebutan Hizmet. Namun oleh pemerintahan Erdogan, gerakan tersebut dinamai "Organisasi Teroris Fethullah Gulen."
Dalam wawancara tersebut, Gulen yang sejak 1999 meninggalkan Turki dan menetap di Amerika Serikat, meminta organisasi internasional untuk menyelidiki klaim pemerintah Turki yang menghubungan dirinya dengan upaya kudeta tersebut.
"Jika ada sesuatu yang saya katakan tentang kudeta tersebut, jika ada percakapan telepon, jika sepersepuluh dari tuduhan ini benar, saya akan memberikan leher saya dan akan mengatakan, 'Mereka mengatakan yang sebenarnya. Biarkan mereka mengambil saya pergi. Biarkan mereka menggantung saya," tegasnya.
Dalam upaya kudeta militer 15 Juli lalu, sedikitnya 270 orang tewas. Puluhan orang kini menjadi tersangka. Kudeta yang gagal itu juga memicu gelombang penangkapan, penahanan, dan pemecatan mereka yang dicurigai terlibat. Erdogan, dalam wawancara sebelumnya bersumpah membalas dendam untuk apa yang disebut kejahatan yang jelas pengkhianatan.
Gulen sendiri telah beberapa kali membantah telah mengorganisir pendukungnya untuk mendongkel rezim Erdogan. Ia bahkan menyebut percobaan kudeta tersebut seperti sebuah skenario film Hollywood yang telah disiapkan.
Sebelumnya, Gulen menyatakan percobaan kudeta di Turki mungkin saha dilakukan. Namun, ia sama sekali tidak berpikir bahwa Erdogan-lah yang membuat skenario percobaan kudeta tersebut.
"Saya akan mempertimbangkan bahwa tuduhan seperti itu adalah fitnah. Saya akan menyerahkan diri kepada Allah sebelum saya membuat tuduhan seperti itu, karena saya tahu saya bertanggung jawab kepada Tuhan," ujar tokoh politik berusia 77 tahun tersebut.
Gulen juga menegaskan bahwa dirinya selalu menentang upaya kudeta dan mengutuk mereka yang melakukannya. "Saya akan mengutuk orang-orang yang mencoba untuk kudeta terhadap demokrasi, kebebasan, republik," tegasnya. (CNN/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved