16 Orang Tewas dalam Kecelakaan Balon Udara

Yanurisa Ananta
31/7/2016 20:04
16 Orang Tewas dalam Kecelakaan Balon Udara
(AFP)

SEDIKITNYA 16 orang tewas dalam kecelakaan balon udara di area persawahan Lockhart, Texas, Sabtu (29/7) pukul 07.44 pagi waktu setempat. Departemen Keamanan Publik Texas mengonfirmasi tidak ada penumpang selamat dalam insiden ini.

Warga setempat menduga balon udara sempat menabrak tiang listrik sebelum akhirnya menghasilkan api yang sangat besar.

“Saat Kantor Responders Darurat dan Kepolisian tiba di lokasi, tampaknya api yang dilaporkan tersebut merupakan keranjang dari balon udara,” kata Kantor Kepolisian Daerah wilayah Caldwell dalam sebuah pernyataan melalui akun Twitter.

Margaret Wylie, 66, seorang saksi mata mengabarkan ia mendengar suara ledakan disusul bola api besar muncul. Api kemudian mengarah ke langit sementara keranjang balon udara jatuh ke tanah.

“Yang bisa Anda lihat hanya api, bola api yang besar dan tidak ada lagi hal lain selain itu,” kata Don Schulle, saksi mata lainnya.

Saat ini Federal Aviation Administration (FAA) tengah menelusuri lokasi kejadian guna kepentingan penyelidikan bersama 13 orang anggota tim Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB). Kepala penyelidikan NTSB Erik Grosof mengatakan pihaknya juga telah meminta bantuan kepada tim FBI di Kota San Antonio dalam proses investigasi.

Namun, tim penyelidik sempat terkendala cuaca di Washington D.C. Sehingga, tim baru tiba Minggu (30/7) pagi hari. Hingga saat ini FAA dan NTSB belum merilis nama pilot dan penumpang yang menjadi korban kecelakaan.

“Nama-nama akan dirilis oleh otoritas lokal setelah keluarga korban diberi kabar,” tutur juru bicara FAA Lynn Lunsford. (AFP/ABC News/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya