Paus Fransiskus Berkunjung ke Auschwitz

Basuki Eka Purnama
30/7/2016 20:57
Paus Fransiskus Berkunjung ke Auschwitz
(AP Photo/Gregorio Borgia)

PAUS Fransiskus, Jumat (29/7), berjalan sendirian melewati gerbang Arbeit Macht Frei (Kerja akan membebaskan Anda) saat dia berkunjung ke markas kamp konsentrasi Nazi Auschwitz-Birkenau.

Tanpa pengawalan, Paus duduk di sebuah bangku di antara pepohonan dan menundukkan kepala untuk berdoa. Dia terhanyut dalam doa untuk waktu yang cukup lama sebelum akhirnya pergi menemui para penyintas Holocaust.

"Tuhan, kasihanilah umat-Mu. Tuhan, maafkan segala kekejian yang terjadi," ungkap Paus dalam buku kenangan di bekas penjara itu.

Di depan tembok yang digunakan Nazi untuk mengeksekusi ribuan orang, Paus dengan lembut mencium pipi para mantan tahanan Auschwitz.

Di antara para penyintas itu adalah Helena Dunicz Niwinska, seorang perempuan berusia 101 tahun yang bermain biola di orkestra Auschwitz. Dia menemui Paus bersama para tahanan yang selamat karena bekerja di rumah sakit atau karena saat itu masih kanak-kanak.

"Kunjungannya sangat menggetarkan," ujar Janina Iwanska, penyintas berusia 86 tahun. "Saya ingin berlutut di hadapannya namun dia malah memeluk dan mencium pipi saya."

Paus Fransiskus kemudian menyalakan lilin di depan 'tembok kematian' dan kemudian berkunjung ke sel Pastor Polandia Maximilian Kolbe yang meninggal di Auschwitz setelah dia menawarkan diri menggantikan seorang Yahudi yang akan ditangkap Nazi.

Paus kemudian berlutut dan berdoa di sel bawah tanah tempat pastor itu dibiarkan kelaparan sebelum akhirnya dieksekusi. (AFP/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya