Serangan Nice Sebabkan Perjalanan ke Prancis Menurun

Basuki Eka Purnama
28/7/2016 06:36
Serangan Nice Sebabkan Perjalanan ke Prancis Menurun
(AFP PHOTO / PASCAL POCHARD-CASABIANCA)

JUMLAH turis yang melakukan perjalanan ke Prancis menurun sebesar seperlima pada Agustus dan September selepas serangan mematikan di Nice. Hal itu diungkapkan spesialis data perjalanan, Rabu (27/7).

Bahkan sebelum serangan yang terjadi pada 14 Juli itu, jumlah reservasi tiket penerbangan ke Prancis sudah menurun 16% selama dua bulan dibandingkan periode yang sama pada 2015. Hal itu akibat serangan di Paris pada November lalu.

ForwardKeys, perusahaan asal Spanyol, menyimpulkan hal itu setelah mengolah data dari 200 ribu perusahaan perjalanan baik daring maupun fisik.

Pascaserangan di Nice, reservasi tiket penerbangan ke Prancis menurun sebesar 19%. Sebelum ada serangan itu, penurunan diperkirakan hanya 14%.

ForwardKeys juga mempelajari akibat langsung dari serangan di Nice dimana truk yang dikendalikan Mohamed Lahouaiej Houhlel menabrak kerumunan yang tengah menonton kembang api di perayaan Hari Bastille menewaskan 84 orang dan melukai 300 lainnya.

"Sebagai reaksi langsung atas insiden itu, pelancong internasional yang melakukan perjalanan ke Nice menurun 9,4% pada pekan selepas serangan dibandingkan tahun sebelumnya," ungkap perusahaan itu.

"Di seluruh Prancis, kedatangan wisatawan mancanegara pascaserangan itu menurun 8,8%," imbuh ForwardKeys. (AFP/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya