IS Klaim Bertanggungjawab Atas Serangan Gereja di Prancis

26/7/2016 21:52
IS Klaim Bertanggungjawab Atas Serangan Gereja di Prancis
(AP Photo/Francois Mori)

KELOMPOK Islamic State (IS) menyatakan bertanggungjawab atas serangan terhadap sebuah gereja di kota Rouen, Prancis, Selasa (26/7). Dalam pernyataannya, IS menyebut pelaku serangan adalah anggota mereka.

Pernyataan itu dikeluarkan IS seperti dikutip kantor berita Amaq. IS sebelumnya juga menyatakan bertanggungjawab atas serangan di Nice, 14 Juli lalu yang menewaskan puluhan orang.

Serangan terhadap gereja itu dilakukan dua orang bersenjata. Kedua penyerang sempat menyandera lima orang yang ada di dalam gereja tersebut.

Dalam serangan itu, mereka membunuh seorang pendeta berusia 84 tahun. Seorang lainnya dikabarkan mengalami luka parah dan dalam kondisi kritis. Kedua penyerang tewas setelah ditembak polisi yang mengepung gereja tersebut.

Prancis sebelumnya memang telah mengkhawatirkan akan adanya serangan terhadap gereja sejak menggagalkan serangan yang akan dilakukan terhadap sebuah gereja di Villejuif, pinggiran Paris.

Dalam kasus tersebut, aparat keamanan Prancis menangkap Sid Ahmed Ghlam, 24, mahasiswa asal Aljazair yang merencanakan serangan itu. Ahmed Ghlam sebelumnya didakwa menjadi pelaku pembunnuhan terhadap seorang perempuan.

Dari rumah Ahmed Ghlam, polisi menemukan dokumen tentang Al Qaeda dan Islamic State. Ia juga diketahui melakukan kontak dengan tersangka teroris yang berada di Suriah. (AFP/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya