Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
FBI, Senin (25/7), mengumumkan bahwa mereka tengah menyelidiki diretasnya surat elektronik Komite Nasional Partai Demokrat.
Surel yang kemudian dibocorkan melalui WikiLeaks mengungkapkan bahwa pembesar partai tidak mendukung kampanye rival Hillary Clinton, Bernie Sanders. Hal itu membuat kekacauan di Konvensi Partai Demokrat (DNC) dan memaksa Ketua Partai Demokrat mengundurkan diri.
"FBI tengah menyelidiki penyusupan siber terhadap DNC dan bekerja untuk mengetahui cara dan keparahan penyusupan itu," ungkap FBI dalam sebuah keterangan resmi.
Gedung Putih dan Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat menolak menuding pihak yang bertanggung jawab atas peretasan itu namun menggarisbawahi bahwa masalah keamanan siber telah menjadi masalah dalam hubungan antara Washington dan Moskow.
"Kami mengetahui bahwa ada sejumlah aktor baik dari pemerintah maupun kriminal yang mencari lubang di keamanan siber Amerika Serikat, termasuk dari Rusia," ujar juru bicara Gedung Putih Josh Earnest.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri John Kirby menambahkan, "Saya rasa kita harus membiarkan FBI melakukan kerja mereka sebelum berusaha menyimpulkan apa pun mengenai apa yang terjadi dan apa motivasi mereka."
Namun, pihak Clinton langsung menuding Rusia bertanggung jawab atas aksi peretasan itu.
"Sangat mengkhawatirkan bahwa sejumlah pakar mengatakan kepada kami bahwa aksi ini dilakukan Rusia dalam upaya mereka membantu Donald Trump," ungkap manajer kampanye Clinton, Robby Mook.
Trump berulang kali mengungkapkan kekagumannya terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin. Hal itu memunculkan dugaan bahwa Putin berusaha memastikan miliarder itu menempati Gedung Putih. (AFP/OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved