Pelaku Serangan Bom Bunuh Diri Di Jerman Pendatang Suriah

Indah Hoesin
25/7/2016 22:14
Pelaku Serangan Bom Bunuh Diri Di Jerman Pendatang Suriah
(AP)

SEBUAH bom meledak di dekat lokasi konser musik di kota Ansbach, Jerman, MInggu (24/7) waktu setempat. Serangan tersebut melukai 15 orang dan juga menewaskan pelaku. Ini menjadi serangan ketiga dalam seminggu yang menimpa Jerman.

Ledakan terjadi sekitar pukul 22.00 malam waktu setempat di luar kafe di pusat kota Ansbach tidak jauh dari lokasi dimana 2.500 orang tengah berkumpul untuk menghadiri konser musik.

Kepolisian mengatakan pelaku menargetkan festival musik sebagai lokasi serangan namun tidak terlaksana karena pelaku tidak memiliki tiket masuk. Akhirnya pelaku meledakkan bom di luar lokasi konser yang berlokasi di dekat sebuah kafe.

Diketahui, pelaku merupakan pendatang asal Suriah yang mengungsi ke Jerman. Namun oleh otoritas Jerman, permintaan suaka itu ditolak.

"Sangat di sayangkan, ini adalah serangan baru yang mengerikan dan pastinya akan meningkatkan kecemasan orang-orang," ujar Menteri Dalam Negeri Bavaria, Joachim Herrmann sambil menambahkan kekhawatirannya tentang hak para pengungsi yang akan terancam oleh insiden ini.

Herrmann mengatakan pelaku tiba di Jerman dua tahun lalu namun permohonan suakanya telah ditolak setahun lalu. Pelaku juga pernah mencoba untuk bunuh diri sebanyak dua kali dan menghabiskan waktunya di sebuah klinik psikiatri.

Pelaku yang tinggal di Ansbach juga dikenali oleh polisi karena pelanggaran terkait obat-obatan terlarang.

Saat ini Jerman tengah terguncang setelah sejumlah serangan teror menimpa negara tersebut. Sebanyak sembilan orang tewas dalam sebuah penembakan di Munich, Jumat (22/7). Pada 18 Juli, juga terjadi serangan dengan senjata tajam yang terjadi dalam sebuah kereta di Wuerzburg dan melukai empat orang. Terakhir adalah serangan ledakan bom yang terjadi di Ansbach.

Ketiga serangan tersebut terjadi di negara bagian Bavaria, Jerman yang juga adalah pintu masuk bagi pengungsi asal Suriah di bawah kebijakan terbuka oleh Kanselir Angela Merkel. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya