Ribuan Demonstran Tolak Reformasi Kebijakan Pensiun Maroko

Basuki Eka Purnama
25/7/2016 14:21
Ribuan Demonstran Tolak Reformasi Kebijakan Pensiun Maroko
(AFP)

RIBUAN warga Maroko, Minggu (24/7), turun ke jalan Kota rabat untuk memprotes Undang-Undang baru yang menaikkan usia pensiun dari 60 tahun ke 63 tahun untuk pekerja sektor publik.

Undang-Undang untuk mereformasi aturan pensiun disetujui mayoritas anggota DPR lewat voting yang hasilnya 73 melawan 35 pada Rabu (20/7). Undang-Undang itu akan mulai berlaku pada tahun depan.

Serikat Pekerja telah memobilisasi anggota mereka sejak Januari dalam upaya membatalkan reformasi pensiun itu. Mereka beralasan bahwa gaji akan turun tajam antara 20-40% saat aturan pensiun baru itu diterapkan.

Namun, pemerintah bersekeras menjalankan rencana itu seiring laporan bahwa dana pensiun negara tengah di ambang kehancuran dengan utang sebesar lebih dari US$56 miliar.

Pada Minggu (24/7), demonstran berkumpul di pusat kota Rabat sebelum bergerak ke arah gedung parlemen, berteriak, "Kebebasan, kebanggan, dan keadilan sosial!" (AFP/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya