Obama Tiba di Ethiopia

MI/AFP/Pra/I-2
28/7/2015 00:00
Obama Tiba di Ethiopia
(AFP)
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Barack Obama mendarat di Ethiopia, Minggu (27/7) waktu setempat, dan memulai kunjungan dua hari di negara berpenduduk terbanyak kedua di Benua Afrika tersebut. Pesawat kepresidenan AS Air Force One mendarat di Bandara Internasional Addis Ababa setelah lepas landas dari Nairobi, Kenya.

Obama disambut oleh Perdana Menteri Ethiopia Hailemariam Desalegn dan diberi tembakan penghormatan. Obama, yang menjadi presiden pertama AS dalam sejarah yang mengunjungi Ethiopia, dijadwalkan akan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Ethiopia Mulatu Teshome dan Perdana Menteri Desalegn.

Pertemuan kedua kepala negara tersebut akan dihelat di Istana Kepresidenan yang berada di jantung Kota Addis Ababa. Dalam perjalanannya menuju Istana Kepresidenan dengan menggunakan limosinnya yang dijuluiki 'Beast', Obama diajak berkeliling melihat isi Kota Addis Ababa. Ethiopia merupakan mitra strategis AS, tetapi dikritik karena catatan demokrasi dan hak asasi manusia mereka.

Dalam kunjungannya, Obama juga akan bertemu dengan para pemimpin di wliayah Sudan Selatan yang saat ini tengah dilanda perang saudara. Pertemuan tersebut dirancang untuk membangun dukungan terhadap Afrika dan melakukan tindakan tegas terhadap para pemimpin yang menolak ultimatum untuk mengakhiri perang tersebut pada pertengahan Agustus nanti.

Presiden Sudan Selatan Salva Kiir dan pemimpin pemberontak Riek Machar telah diberi ultimatum dan tawaran yang baik untuk mengakhiri perang yang terjadi di negara termuda Benua Afrika tersebut. "Kedua pihak menunjukkan bahwa mereka tidak peduli kepada negara dan warga mereka, dan itu adalah hal yang sulit diperbaiki," ujar salah seorang pejabat AS.

Setelah itu, pada Selasa (28/7), Obama dijadwalkan bertemu dengan Uni Afrika (UA). Hal tersebut juga menjadikan Obama sebagai presiden pertama 'Negeri Paman Sam' yang berbicara langsung di hadapan Uni Afrika. "Hal itu akan menjadi kunjungan bersejarah dan juga sebuah langkah konkret untuk memperluas dan memperdalam hubungan antara UA dan AS," ujar Kepala Komisi UA Nkosazana Dlamini-Zuma.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya