Keluarga Pavarotti Protes Lagu Digunakan Trump

Basuki Eka Purnama
22/7/2016 12:35
Keluarga Pavarotti Protes Lagu Digunakan Trump
(Luciano Pavarotti -- AP Photo/Alberto Pellaschiar)

KELUARGA mendiang penyanyi opera Italia Luciano Pavarotti, Kamis (21/7), menyerukan kepada kandidat Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump untuk tidak menggunakan lagu Nessun Dorma dalam kampanyenya.

Keluarga Pavaroti bukan pihak pertama yang meminta Trump untuk menghentikan penggunaan lagu mereka. Sebelumnya, Queen, the Rolling Stones, Adele, Aerosmith, dan Neil Young telah melakukan hal yang sama.

"Kami ingin mengingatkan nilai persaudaraan dan solidaritas yang diungkapkan Luciano Pavarotti sepanjang kariernya sangat berbeda dari cara Donald Trump memandang dunia," ungkap keluarga Pavarotti dalam sebuah keterangan resmi.

Nessun Dorma menjadi aria ciri khas Pavarotti. Lagu itu diakhiri dengan kata Vincero yang berarti 'Saya akan menang'. Lagu itu kerap diputar di kampanye Trump.

Pavarotti meninggal dunia pada 2007 di usia 71 tahun karena kanker pankreas. (AFP/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya