Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA keamanan agen rahasia Amerika Serikat (AS) mengatakan pihaknya tengah menginvestigasi seorang pendukung dan pensihat informal dari calon presiden (capres) Partai Republik, Donald Trump. Penyelidikan dilakukan setelah Al Baldasaro mengatakan Hillary Clinton yang menjadi capres Partai Demokrat harus ditembak karena pengkhianatan terkait dengan jabatan menteri luar negeri. Dalam sebuah siaran stasiun radio, Al Baldasaro, seorang wakil rakyat dari Negara Bagian New Hampshire, mengatakan Clinton harus diletakkan di sasaran tembak dan ditembak karena pengkhianatan. Baldasaro menyebut insiden ketika Clinton menjabat menteri luar negeri dan terjadi serangan pada misi AS di Benghazi, Libia, pada 2012.
Insiden itu yang menewaskan empat diplomat sebagai bentuk pengkhianatan. "Semua hal ini membuat saya jijik," ujar Baldasaro yang dikenal blak-blakan. Ia sangat membenci Clinton yang gagal mengatasi serangan kelompok militan terhadap para diplomat AS. Juru bicara agen rahasia, Robert Hoback, mengatakan kepada AFP bahwa pihaknya mengkhawatir masalah itu. Dengan alasan itu, badan agen rahasia AS itu akan melakukan penyelidikan. Sementara itu, pihak Trump juga tidak sependapat dengan pernyataan Baldasaro. "Kami tidak setuju dengan pernyataan tersebut," ujar juru bicara Trump, Hope Hicks. Baldasaro ialah pensiunan tentara dan veteran perang Teluk yang kerap muncul.
Ia sering berbicara dalam acara-acara kampanye Trump dan menjadi penasihat informal bagi Trump untuk urusan veteran. Pada awal tahun ini, Baldasaro berbicara dalam sebuah konferensi pers yang diadakan Trump untuk membantu menangkis kritik tentang kurangnya transparansi Trump mengenai dana yang diperoleh untuk acara amal veteran. Pihak Clinton langsung menanggapi keras pernyataan tersebut. "Donald Trump melampaui Partai Republik, dan eskalasi retorika memalukannya berbahaya menjadi arus utama bagi kebencian yang telah lama disingkirkan ke pinggiran politik Amerika," ujar direktur komunikasi Clinton, Jennifer Palmieri, seperti dikutip dari CNN.
"Minggu ini, dalam konvensi Partai Republik, kita telah melihat perwujudan jelas tentang fenomena berbahaya ini," tambah Palmieri. Trump telah menuai pertanyaan terkait dengan komitmen negara-negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) terhadap AS. Dalam wawancara dengan New York Times, Rabu (20/7), ia menyatakan AS mendukung aliansi dengan NATO apabila diserang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved