Film The Wolf of Wall Street Terseret Skandal Korupsi Malaysia

Basuki Eka Purnama
21/7/2016 08:54
Film The Wolf of Wall Street Terseret Skandal Korupsi Malaysia
(AP Photo/Jacquelyn Martin)

SEBUAH studio film kecil yang mendukung Martin Scorcese saat membuat film The Wolf of Wall Street tersangkut dalam skandal korupsi senilai miliaran dolar yang melibatkan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak.

Red Granite Pictures yang memproduksi film yang dibintangi Leonardo DiCaprio itu, Rabu (20/7), dilaporkan terlibat dalam upaya pencucian uang yang dilakukan perusahaan investasi 1MDB.

Perusahaan investasi itu merupakan milik pemerintah Malaysia dan Nakib dituding melakukan korupsi lewat perusahaan itu.

Najib adalah ayah tiri dari Riza Aziz, salah satu pendiri Red Granite Pictures yang sukses mengumpulkan dana lebih dari US$100 juta yang dibutuhkan untuk memproduksi Wall of Wall Street.

Studio itu, Kamis (21/7), membantah tudingan itu dan bersikeras mereka tidak tahu ada dana ilegal yang diberikan ke perusahaan itu.

"Sepengetahuan Red Granite, tidak ada dana yang kami terima pada empat tahun lalu tidak sah dan tidak ada dalam dakwaan saat ini yang menyebut Red Granite mengetahui hal itu," ungkap studio itu dalam sebuah keterangan resmi.

"Red Granite akan terus bekerja sama penuh dalam seluruh pemeriksaan dan optimistis bahwa seiring munculnya fakta-fakta akan membuktikan bahwa Riza Aziz dan Red Granite tidak bersalah," imbuh studio itu.

Menurut dakwaan setebal 136 halaman yang diajukan Kementerian Kehakiman Amerika Serikat, antara Juni 2012 dan November 2012, sebuah perusahaan investasi yang terkait dengan 1MDB mengirimkan dana sebesar US$238 juta kepada sebuah akun milik Aziz.

Sekitar US$100 juta dari dana itu kemudian dikirimkan ke sebuah akun lainnya yang kemudian digunakan untuk membiayai operasi studio itu termasuk pembuatan film The Wolf of Wall Street.

Sebagian lain dari uang itu digunakan untuk melakukan perjalanan ke Las Vegas dimana ratusan juta dolar digunakan untuk berjudi di Kasino Venetian.

Di antara mereka yang ambil bagian dalam pesta judi pada Juli 2012 adalah aktor utama film The Wolf of Wall Street yang memenangkan penghargaan Golden Globe.

Meski pengadilan tidak menyebut nama aktor itu namun jelas itu mengacu pada DiCaprio.

Asisten Jaksa Agung Leslie Caldwell, Rabu (20/7), mengatakan bahwa semua aset dan hak cipta film itu akan disita karena film itu diproduksi menggunakan dana dari aksi pencucian uang.

Menurut comScore, The Wolf of Wall Street sukses meraup pendapatan sebesar US$392 juta.

"Baik 1MDB maupun warga Malaysia mendapatkan sepeser pun dari keuntungan film itu atau aset yang dibeli menggunakan aset dari perusahaan investasi itu," ungkap Caldwell. "Dana itu malah digunakan oleh kerabat dan rekan pejabat korup yang terlibat di 1MDB." (AFP/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya